Nampaknya malam ini tidak perlu khawatir dengan narasi ancaman AI yang justru menyebabkan saham anjlok. Trump yang mewakili pemerintah AS, secara resmi menolak perwakilan dari perusahaan di balik Claude, ChatGPT, dan Grok, serta meminta agar pembangunan AI di garis depan diperlambat.
Adapun alasan di baliknya—seperti yang sebelumnya diduga—adalah kekhawatiran bahwa perlambatan akan mengalihkan keunggulan kepada Tiongkok, sehingga mereka bisa dikejar dan disalip di tikungan.
Terlebih lagi, mengingat saat ini AS dan Tiongkok sedang bersaing secara sengit di berbagai bidang seperti chip, AI, dan energi baru, tidak ada politisi yang mau melakukan hal ini dan menanggung biayanya.
Sebenarnya, seruan untuk memperlambat saat ini datang dari beberapa yang paling terdepan. Pihak lapis kedua seperti Meta dengan Muse pun tidak menyuarakan apa pun pada akhir pekan lalu; ke depan, kemungkinan besar yang terjadi adalah perlombaan persenjataan teknologi yang semakin intens.
Begitu kereta zaman mulai berjalan, tak ada yang bisa menghentikannya.
Adapun alasan di baliknya—seperti yang sebelumnya diduga—adalah kekhawatiran bahwa perlambatan akan mengalihkan keunggulan kepada Tiongkok, sehingga mereka bisa dikejar dan disalip di tikungan.
Terlebih lagi, mengingat saat ini AS dan Tiongkok sedang bersaing secara sengit di berbagai bidang seperti chip, AI, dan energi baru, tidak ada politisi yang mau melakukan hal ini dan menanggung biayanya.
Sebenarnya, seruan untuk memperlambat saat ini datang dari beberapa yang paling terdepan. Pihak lapis kedua seperti Meta dengan Muse pun tidak menyuarakan apa pun pada akhir pekan lalu; ke depan, kemungkinan besar yang terjadi adalah perlombaan persenjataan teknologi yang semakin intens.
Begitu kereta zaman mulai berjalan, tak ada yang bisa menghentikannya.


