๐Ÿšจ PEKAN BERIKUTNYA MUNGKIN MENJADI PEKAN YANG BERDARAH BAGI PASAR GLOBAL.
๐Ÿ—“๏ธ 14/9: Pasar AS dibuka kembali setelah beberapa nama besar di bidang AI menghabiskan akhir pekan untuk memberi peringatan bahwa laju pertumbuhan AI mungkin perlu melambat.
Ini menarik perhatian karena seluruh pasar saham sedang didorong kuat oleh tren investasi ke AI.
๐Ÿ•˜ 15/9: Pemungutan suara terkait Undang-Undang CLARITY berlangsung.
Sejumlah anggota parlemen dari Partai Republik, bank, dan organisasi keuangan telah memperingatkan bahwa rancangan undang-undang tersebut mungkin tidak akan disahkan. Jika itu terjadi, salah satu katalis kenaikan terbesar bagi pasar dapat menjadi tidak berlaku.
โฑ๏ธ 16/9: The Fed mengumumkan keputusan suku bunga, sementara peluang kenaikan suku bunga telah mencapai hampir 90%.
Sejak periode 2007โ€“2008, pada momen-momen ketika ekspektasi kenaikan suku bunga begitu kuat seperti sekarang, The Fed biasanya cenderung bertindak sesuai perkiraan.
๐Ÿ“… 17/9: Data pasar perumahan AS dirilis, di tengah suku bunga KPR yang terus meningkat.
Jika pasar perumahan mulai melemah, kekhawatiran akan terjadinya resesi ekonomi bisa menjadi lebih serius.
๐Ÿงญ 18/9: Jepang merilis data CPI dan Bank Sentral Jepang (BOJ) mengeluarkan keputusan suku bunga.
Jika inflasi lebih tinggi dari perkiraan, Jepang dapat memberi sinyal bahwa kenaikan suku bunga akan berlanjut.
Dan jika pasar mulai jatuh, dana CTA bisa membongkar penjualan hingga 140โ€“150 miliar USD saham AS.
Semua faktor ini muncul pada bulan 9 โ€” yang memang sudah menjadi salah satu bulan dengan kinerja terburuk pasar jika dilihat dari sejarah.