📈 Harian TradFi | 9.14
━━━━━━━━━━━━━
🇺🇸 Saham AS
▪️ Futures saham AS pada perdagangan awal di sesi Asia dibuka secara mayoritas melemah, terutama dipicu oleh lonjakan harga minyak dan penundaan rapat terkait Selat Hormuz, yang membuat premi risiko geopolitik kembali meningkat sehingga selera risiko ikut melemah.
▪️ Sorotan lainnya: Anthropic menetapkan Nasdaq sebagai lokasi potensial untuk pencatatan IPO; perhatian pada sektor AI turut memanas. Michael Dell nilai kekayaannya melampaui Jeff Bezos dan masuk peringkat ketiga orang terkaya di dunia, setelah baru-baru ini menyelesaikan privatisasi The Baldwin Group. Ada pula kabar bahwa Trump menyiratkan perusahaan otomotif Tiongkok mungkin akan membangun pabrik di AS.
🥇 Komoditas Emas
▪️ Situasi geopolitik Timur Tengah kembali memanas: Iran menyatakan terjadi ledakan di wilayah Sirik, Provinsi Hormozgan; kelompok Houthi Yaman mengklaim dalam 24 jam mereka melancarkan serangan udara ke Yaman sebanyak 58 kali oleh Arab Saudi. Pihak AS justru menekan agar pejabat Iran tidak dapat menghadiri rapat Perserikatan Bangsa-Bangsa terkait isu nuklir. Pasar logam mulia tidak menunjukkan volatilitas besar, namun sentimen risk-off tetap menjadi fokus di sepanjang sesi.
🛢️ Minyak
▪️ Arab Saudi menutup satu pipa minyak utama, ditambah penundaan rapat terkait Selat Hormuz. Brent dan WTI bergerak naik secara sinkron; harga gas alam juga ikut terdorong. Pasar khawatir pasokan di Timur Tengah akan terganggu secara berkelanjutan.
🔗 Korelasi dengan BTC
▪️ Dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak yang mendorong ekspektasi inflasi dan sentimen menghindari risiko, $BTC menembus turun di bawah 77.000 USDT, dengan penurunan sekitar 0,4% dalam 24 jam. $ETH dan BNB juga melemah secara bersamaan, dengan penurunan masing-masing mendekati 1%. Di sisi on-chain, setelah Jembatan lintas-rantai Symbiosis menghentikan routing BTC karena adanya celah keamanan, sekitar 15 BTC berhasil dipulihkan; sejauh ini belum berkembang menjadi risiko sistemik. Selain itu, seorang analis menyebutkan bahwa $BTC sudah mendekati 365 hari sejak puncak historis terakhir, sehingga pola pertarungan di level akumulasi (supply-demand) masih berlanjut. #makro
Pasar memiliki risiko, investasi perlu kehati-hatian; artikel ini tidak merupakan saran investasi apa pun.
━━━━━━━━━━━━━
🇺🇸 Saham AS
▪️ Futures saham AS pada perdagangan awal di sesi Asia dibuka secara mayoritas melemah, terutama dipicu oleh lonjakan harga minyak dan penundaan rapat terkait Selat Hormuz, yang membuat premi risiko geopolitik kembali meningkat sehingga selera risiko ikut melemah.
▪️ Sorotan lainnya: Anthropic menetapkan Nasdaq sebagai lokasi potensial untuk pencatatan IPO; perhatian pada sektor AI turut memanas. Michael Dell nilai kekayaannya melampaui Jeff Bezos dan masuk peringkat ketiga orang terkaya di dunia, setelah baru-baru ini menyelesaikan privatisasi The Baldwin Group. Ada pula kabar bahwa Trump menyiratkan perusahaan otomotif Tiongkok mungkin akan membangun pabrik di AS.
🥇 Komoditas Emas
▪️ Situasi geopolitik Timur Tengah kembali memanas: Iran menyatakan terjadi ledakan di wilayah Sirik, Provinsi Hormozgan; kelompok Houthi Yaman mengklaim dalam 24 jam mereka melancarkan serangan udara ke Yaman sebanyak 58 kali oleh Arab Saudi. Pihak AS justru menekan agar pejabat Iran tidak dapat menghadiri rapat Perserikatan Bangsa-Bangsa terkait isu nuklir. Pasar logam mulia tidak menunjukkan volatilitas besar, namun sentimen risk-off tetap menjadi fokus di sepanjang sesi.
🛢️ Minyak
▪️ Arab Saudi menutup satu pipa minyak utama, ditambah penundaan rapat terkait Selat Hormuz. Brent dan WTI bergerak naik secara sinkron; harga gas alam juga ikut terdorong. Pasar khawatir pasokan di Timur Tengah akan terganggu secara berkelanjutan.
🔗 Korelasi dengan BTC
▪️ Dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak yang mendorong ekspektasi inflasi dan sentimen menghindari risiko, $BTC menembus turun di bawah 77.000 USDT, dengan penurunan sekitar 0,4% dalam 24 jam. $ETH dan BNB juga melemah secara bersamaan, dengan penurunan masing-masing mendekati 1%. Di sisi on-chain, setelah Jembatan lintas-rantai Symbiosis menghentikan routing BTC karena adanya celah keamanan, sekitar 15 BTC berhasil dipulihkan; sejauh ini belum berkembang menjadi risiko sistemik. Selain itu, seorang analis menyebutkan bahwa $BTC sudah mendekati 365 hari sejak puncak historis terakhir, sehingga pola pertarungan di level akumulasi (supply-demand) masih berlanjut. #makro
Pasar memiliki risiko, investasi perlu kehati-hatian; artikel ini tidak merupakan saran investasi apa pun.