Posting dengan hashtag #US10YearTreasuryYieldNears5%:
Imbal hasil obligasi Treasury AS tenor 10 tahun melonjak mendekati ambang 5%, mencapai sekitar 4,97% minggu ini—level tertingginya dalam kurang lebih tiga tahun. Pergerakan ini mencerminkan aksi jual obligasi secara global yang dipicu kekhawatiran inflasi yang kembali menguat, harga minyak di atas $100 per barel, serta meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve dapat menaikkan suku bunga pada rapatnya di bulan September.
Imbal hasil sedikit melandai menjadi sekitar 4,93% pada Jumat setelah data inflasi Agustus, tetapi level mendekati 5% masih menjadi perhatian besar bagi investor. Biaya pinjaman jangka panjang yang lebih tinggi dapat menekan saham, sektor perumahan, dan aset lain yang sensitif terhadap suku bunga.
Imbal hasil obligasi Treasury AS tenor 10 tahun melonjak mendekati ambang 5%, mencapai sekitar 4,97% minggu ini—level tertingginya dalam kurang lebih tiga tahun. Pergerakan ini mencerminkan aksi jual obligasi secara global yang dipicu kekhawatiran inflasi yang kembali menguat, harga minyak di atas $100 per barel, serta meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve dapat menaikkan suku bunga pada rapatnya di bulan September.
Imbal hasil sedikit melandai menjadi sekitar 4,93% pada Jumat setelah data inflasi Agustus, tetapi level mendekati 5% masih menjadi perhatian besar bagi investor. Biaya pinjaman jangka panjang yang lebih tinggi dapat menekan saham, sektor perumahan, dan aset lain yang sensitif terhadap suku bunga.