16 September bisa menjadi salah satu hari terbesar untuk pasar kripto bulan ini.....
Federal Reserve memulai pertemuan dua harinya pada 15 September, dengan keputusan suku bunga yang dijadwalkan pada 16 September. The Fed memasuki pertemuan ini dengan suku bunga acuan di 3,50%–3,75%, setelah mempertahankan suku bunga tidak berubah pada bulan Juli.
Tapi pertemuan ini menjadi jauh lebih menarik karena tekanan inflasi terus bertahan dan tidak kunjung hilang.
Data inflasi AS terbaru muncul lebih panas dari perkiraan. Harga konsumen inti naik 0,3% pada Agustus, sementara inflasi utama mencapai 3,4% year over year. Kenaikan harga energi telah menambah tekanan lebih besar.
Hal itu telah secara dramatis mengubah ekspektasi terhadap The Fed.
Sebelumnya, banyak ekonom mengharapkan bank sentral hanya mempertahankan suku bunga tetap. Survei Reuters yang diterbitkan pada 9 September masih menunjukkan mayoritas yang memperkirakan tidak ada perubahan. Namun setelah angka inflasi terbaru, pasar keuangan bergeser secara besar-besaran untuk memperkirakan adanya kenaikan suku bunga.
Ketidakpastian inilah yang membuat 16 September menjadi hal yang sangat penting bagi Bitcoin dan altcoin.
Suku bunga memengaruhi kondisi keuangan di seluruh pasar. Suku bunga yang lebih tinggi umumnya membuat aset yang lebih aman dan menghasilkan imbal hasil menjadi lebih menarik serta dapat mengurangi kesediaan investor untuk mengambil risiko.
Kripto karenanya bisa menjadi lebih volatil ketika The Fed mengejutkan pasar.
Jika The Fed menaikkan suku bunga dan menyampaikan pesan yang sangat hawkish, investor bisa menjadi lebih berhati-hati terhadap aset berisiko. Bitcoin bisa menghadapi volatilitas yang meningkat, sementara altcoin yang lebih kecil kadang bisa mengalami lonjakan yang bahkan lebih besar.
Namun, skenario sebaliknya juga penting.
Jika The Fed menahan suku bunga tetap saat pasar sudah siap menghadapi kebijakan yang lebih ketat, para trader bisa menafsirkannya sebagai kurang agresif daripada yang diperkirakan. Itu dapat memperbaiki sentimen risiko, meskipun tidak menjamin harga kripto akan naik.
Pasar juga akan memperhatikan apa yang dikatakan pejabat The Fed mengenai beberapa bulan ke depan.
The Fed berulang kali menekankan bahwa inflasi masih berada di atas target jangka panjang 2%. Pernyataan bulan Juli menyebutkan inflasi masih tetap tinggi, sebagian karena guncangan pasokan dan harga energi yang lebih tinggi.
Jadi, kisah sebenarnya pada 16 September mungkin tidak sesederhana soal kenaikan atau penahanan.
Yang juga penting adalah apa yang terjadi setelah itu.
Apakah The Fed meyakini bahwa inflasi memerlukan pengetatan lebih lanjut? Apakah mereka mengharapkan suku bunga tetap lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama? Atau apakah mereka memberi sinyal bahwa tekanan inflasi saat ini pada akhirnya bisa mereda?
Sinyal-sinyal itu dapat memengaruhi dolar, imbal hasil Treasury, saham, dan kripto secara bersamaan.
Bitcoin kemungkinan akan tetap menjadi aset kripto besar pertama yang dipantau oleh para trader, tetapi altcoin bisa sangat sensitif jika selera risiko pasar berubah dengan cepat.
Itulah sebabnya 16 September menjadi tanggal yang layak untuk diawasi dengan saksama.
The Fed tidak mengendalikan Bitcoin, tetapi keputusannya dapat mengubah kondisi keuangan yang mengelilinginya.
Satu keputusan The Fed. Satu perubahan besar dalam ekspektasi. Dan berpotensi menjadi hari yang sangat volatil bagi Bitcoin dan altcoin.

