Berdasarkan pengamatan, di lingkungan pemerintahan/instansi, kelompok yang paling dominan melahirkan anak kedua. Di kalangan teman-teman yang bekerja di unit layanan publik, ada yang melahirkan anak pertama, lalu cuti selama 5 bulan. Setelah itu, kantor juga mengabulkan cuti sakit khusus selama 3 bulan. Jadi totalnya setara dengan cuti selama 8 setengah bulan.
Karena harus bekerja saat hamil, pimpinan juga merasa sangat khawatir sampai takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Maka sebelum melahirkan, mereka dipindahkan ke ruang arsip agar bisa “menikmati” pekerjaan itu dalam waktu yang cukup lama. Sekarang baru kembali ke dunia kerja kurang dari setengah tahun, merasa pekerjaan terlalu berat, lalu malah hamil lagi dan cuti lagi..
Karena harus bekerja saat hamil, pimpinan juga merasa sangat khawatir sampai takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Maka sebelum melahirkan, mereka dipindahkan ke ruang arsip agar bisa “menikmati” pekerjaan itu dalam waktu yang cukup lama. Sekarang baru kembali ke dunia kerja kurang dari setengah tahun, merasa pekerjaan terlalu berat, lalu malah hamil lagi dan cuti lagi..
