⚖️ Co-founder Opera Jon von Tetzchner baru-baru ini mengatakan bahwa mata uang kripto seharusnya dilarang.
Ia berpendapat bahwa kurangnya regulasi membuat crypto memberikan pengaruh politik yang terlalu besar. Sejak Januari 2022, ia telah menyebut kripto sebagai "skema Ponzi yang bersembunyi di balik mata uang", dan Vivaldi miliknya memutuskan untuk tidak mengintegrasikan dompet kripto ke dalam peramban.
Mengapa hal ini patut diperhatikan?
Co-founder Opera—peramban yang sedang menggalakkan Web3—justru dengan keras menolak crypto, menunjukkan adanya perpecahan yang mendalam di kalangan teknologi.
Dengan kata lain:
Ia menganggap crypto sebagai perjudian atau penipuan, sehingga menurutnya hal itu tidak seharusnya ada.
#CryptoRegulation #CryptoNews
🔗 Sumber: U.Today
⚠️ Informasi ini hanya sebagai referensi, bukan nasihat investasi. Lakukan riset sendiri sebelum memutuskan (DYOR).
Ia berpendapat bahwa kurangnya regulasi membuat crypto memberikan pengaruh politik yang terlalu besar. Sejak Januari 2022, ia telah menyebut kripto sebagai "skema Ponzi yang bersembunyi di balik mata uang", dan Vivaldi miliknya memutuskan untuk tidak mengintegrasikan dompet kripto ke dalam peramban.
Mengapa hal ini patut diperhatikan?
Co-founder Opera—peramban yang sedang menggalakkan Web3—justru dengan keras menolak crypto, menunjukkan adanya perpecahan yang mendalam di kalangan teknologi.
Dengan kata lain:
Ia menganggap crypto sebagai perjudian atau penipuan, sehingga menurutnya hal itu tidak seharusnya ada.
#CryptoRegulation #CryptoNews
🔗 Sumber: U.Today
⚠️ Informasi ini hanya sebagai referensi, bukan nasihat investasi. Lakukan riset sendiri sebelum memutuskan (DYOR).