Semua mata tertuju ke Washington. Pada 15 September, Senat akan menggelar pemungutan suara prosedural yang krusial atas Undang-Undang CLARITY—dan dunia kripto menahan napas. Ini bukan pemungutan suara final, tetapi mungkin yang paling penting. Mari kita uraikan apa yang dipertaruhkan. 👇
Apa yang Terjadi? 🏛️
Undang-Undang CLARITY (H.R. 3633) bertujuan untuk membentuk kerangka kerja federal yang jelas untuk aset digital, dengan menetapkan batas antara SEC dan CFTC .
15 September adalah pemungutan suara penutupan—dibutuhkan 60 suara untuk sekadar memulai debat formal. Ini bukan pengesahan akhir; ini adalah ujian untuk melihat apakah RUU tersebut bisa maju sama sekali.
Partai Republik memegang 53 kursi, jadi mereka membutuhkan kira-kira 7 Demokrat untuk menyilang .
Mengapa Peluang Semakin Menipis 📉
Pasar prediksi menurunkan peluang lolosnya pada 2026 menjadi sekitar 15-18% .
Senat Republik merilis rancangan revisi setebal 630 halaman minggu ini, menggabungkan lebih dari 100 amandemen dari Demokrat, tetapi rancangan itu masih belum mendapatkan dukungan dari Demokrat .
Poin yang paling sulit tetap: ketentuan etika untuk pejabat publik, persyaratan pendaftaran DeFi, dan aturan imbal hasil stablecoin .
Apa yang Sebenarnya Akan Dilakukan RUU Itu 🔍
Jika disahkan, Undang-Undang CLARITY akan:
Mendirikan kerangka kerja AS pertama yang komprehensif untuk aset digital .
Mewajibkan protokol DeFi yang tidak terdesentralisasi untuk mendaftar ke CFTC jika mereka memiliki pengendali yang dapat mengubah operasi atau membatasi akses pengguna .
Membawa bursa kripto, pialang, dan dealer ke bawah rezim pendaftaran federal yang ditetapkan .
Melestarikan hak self-custody dan melindungi pengembang perangkat lunak yang tidak mengendalikan dana pengguna .
Rencana Cadangan 🔄
CEO Coinbase Brian Armstrong mengatakan bahwa kripto akan mendapat kejelasan "bagaimanapun juga" . Jika rancangan undang-undang ini gagal, SEC dan CFTC telah mengindikasikan bahwa mereka siap untuk melanjutkan dengan pembuatan aturan tingkat lembaga. Namun legislasi lebih tahan lama—aturan lembaga bisa berubah setiap pergantian pemerintahan. Bahkan legislasi kripto paling maju dalam sejarah AS pun bisa mati sejak kedatangan. CLO Ripple menyerukan agar senator mendengar dari pemegang kripto biasa sebelum memberikan suara . Dengan 67 juta orang Amerika memiliki kripto, taruhannya tidak bisa lebih tinggi.
Apa yang Terjadi Jika Gagal? 🧐
Jika cloture gagal, rancangan undang-undang ini secara luas dianggap mati untuk Kongres ini. Sisa kalender dipadatkan oleh pemilu sela dan pengalokasian dana. Legislasi komprehensif terkait struktur pasar kemungkinan akan didorong ke 2027 atau lebih lambat .
Kesimpulan Akhir 💎
15 September adalah katalis yang bersifat biner yang bisa mengubah seluruh lanskap kripto AS. Pemungutan suara cloture yang berhasil tidak menjamin kelolosan, tetapi menjaga mimpi tetap hidup. Kegagalan akan menjadi kemunduran besar bagi kejelasan legislatif. Apa pun hasilnya, harapkan volatilitas di seluruh pasar.
Apakah Anda sedang menyimak pemungutan suara Undang-Undang CLARITY? Dan menurut Anda apakah itu akan lolos? Tulis pendapat Anda di bawah! 👇
