Baiklah, teman-teman, saya sudah keluar (clear) posisi JUP sebesar $JUP .

Tadi pagi saat membaca berita, saya melihat artikel berjudul “1inch kumulatif memadankan perdagangan lebih dari $80 miliar, pendiri bilang DeFi masih terlalu kecil, tidak bisa menghasilkan uang?”

1inch sendiri memang mengembangkan aggregator. Sejak diluncurkan pada 2019, mereka mengakumulasi transaksi spot senilai sekitar $800 miliar, tetapi sampai sekarang tetap merugi.

Saya pun teringat bahwa $JUP juga merupakan aggregator.

Saya mulai meninjau ulang JUP: total nilai transaksinya sekitar $1,3 triliun, dan tidak hanya terbatas pada spot.

Namun, tampaknya misi para aggregator ini adalah: “membantu pengguna agar transaksi lebih hemat biaya.”

Kalimat itu jelas sekali—mereka membantu pengguna menghemat uang, artinya mereka tidak bisa menghasilkan uang dari para pengguna.

Saya tiba-tiba menyimpulkan bahwa di bidang aggregator ada dua kelemahan besar:

1) Volume perdagangan besar, tapi sulit menghasilkan profit, karena pengguna sangat sensitif terhadap biaya transaksi; sebagai perantara, mereka tidak bisa menaikkan harga.
2) Jika seperti UNI atau RAY yang merupakan DeFi dari AMM pool yang membuat aggregator ini sendiri, maka aggregator seperti $JUP kehilangan maknanya—menurut saya ini memang mungkin terjadi.

Berdasarkan dua poin di atas, terutama poin pertama, saya memutuskan untuk keluar dari JUP.