Imbal hasil 4,61% untuk tenor 2 tahun bukan sinyal—itu hanyalah penyaring kebisingan bagi trader yang masih percaya suku bunga mengendalikan kripto.

Saya tidak membeli BTC karena imbal hasil naik. Saya memantau apakah volume ikut naik.

Imbal hasil yang meningkat tidak berarti BTC jatuh; itu berarti trader momentum sedang menggeser modal.

Jika BTC bertahan di atas $61k dengan imbal hasil yang meningkat, korelasinya patah.

Jika jatuh di bawah $58k tanpa lonjakan volume, itu hanya risk-off, bukan tren.

Saya tidak menambah posisi. Saya memantau rentang $61k/$58k pada 4 jam dengan overlay volume.

Pandangan saya salah jika BTC turun 8% dalam 48 jam sementara imbal hasil tetap di atas 4,5%—artinya suku bunga masih menggerakkan kripto.

Apa setup kamu? #US2YearYieldRisesTo4.61%

Bukan nasihat keuangan. Level saya, risiko saya.