Masih di posisi ini nambahin lagi, kawan, apa kamu benar-benar menganggap diri sendiri datang untuk makan prasmanan? Kecepatan orang-orang yang ada di balik kontrak saat mereka sengaja menghantam pasar lebih cepat daripada para “anjing” meja yang saling berubah sikap—di sisi spot sini, belasan jendela berturut-turut semuanya net outflow, bahkan satu batang merah pun nggak bisa dipaksa keluar—itu namanya penyerapan? Itu namanya bandar melakukan tarik-mundur bertahap. Kamu masih sok nerima pukulan terakhir di sini, sampai merasa kamu sudah “menangkap” sampai ujungnya. Harganya menggesek di bawah garis rata-rata, pantulan sedikit lalu mundur tiga langkah—setiap kali menengadah, rasanya seperti ada orang yang menekan bagian belakang kepala. Tunggu sampai distribusi selesai, posisi yang kamu pegang cuma menjadi “sisa” yang dimakan orang lain, bukan buat kamu. Jangan sampai nanti melihat akun yang menyusut baru ingat dulu ada yang teriak untuk kabur.