Pemungutan Suara CLARITY 15 September adalah Pintu Masuk, Bukan Garis Akhir
Industri kripto memantau tanggal 15 September dengan saksama, tetapi satu detail luput dari sorotan: Senat tidak memberikan suara untuk mengesahkan Undang-Undang CLARITY pada hari itu. Senat justru memberikan suara untuk cloture atas mosi agar dapat melanjutkan pembahasan H.R. 3633, sebuah hambatan prosedural yang membutuhkan 60 suara. Jika hambatan itu berhasil dilewati, Senat dapat secara resmi membahas rancangan undang-undangnya.

Perbedaan ini penting karena CLARITY dirancang untuk membentuk kerangka kerja AS yang lebih jelas bagi aset digital serta menetapkan tanggung jawab regulasi antara SEC dan CFTC. Selain itu, Senator dari Partai Republik juga merilis versi revisi setebal 630 halaman menjelang pemungutan suara, termasuk bahasa baru yang menanggapi beberapa protokol perdagangan non-DeFi.

Bagi pasar kripto, sinyal yang lebih besar mungkin adalah apakah para pembuat kebijakan dapat membangun dukungan bipartisan yang cukup untuk mendorong legislasi struktur pasar. Pemungutan suara prosedural yang berhasil tidak akan langsung mengubah aturan, tetapi dapat memperkuat ekspektasi bahwa AS bergerak menuju kerangka regulasi yang lebih terdefinisi.

Jika CLARITY melewati pintu prosedural ini, apakah itu menandai dimulainya fase baru dalam regulasi kripto AS?
#ClarityActFacesProceduralVoteSept15