12 September 2026, 16:08 UTC
📉 📉 📉

Korea Utara dilaporkan menggunakan pekerja jarak jauh dari negara ketiga seperti Iran dan Lebanon untuk membantu melewati wawancara kerja, menyusup ke perusahaan-perusahaan AS, dan memperoleh penghasilan guna mendukung program persenjataannya. Upaya ini terkait dengan ancaman dari pihak dalam, eksfiltrasi data, pencurian informasi sensitif, dan pencurian kripto; beberapa pekerja diduga direkrut melalui LinkedIn dan dibayar dalam bentuk mata uang kripto sebagai proksi wawancara.

Sumber: https://whale-alert.io/stories/a6e601480869e5/North-Korea-reportedly-uses-foreign-remote-workers-and-crypto-paid-proxies-to-infiltrate-US-companies

⚠️ Konten ini adalah kutipan/rangkuman otomatis dari sumber eksternal, bukan opini pribadi atau nasihat investasi.