#美国8月通胀维持3.4%
🔥 Mengapa pasar justru makin khawatir soal kenaikan suku bunga? CPI YoY tidak berubah, namun inflasi MoM kembali dipercepat; yang benar-benar patut diwaspadai adalah “inflasi tidak kunjung turun”.
CPI AS Agustus naik 3,4% secara tahunan (YoY), sama dengan Juli, sesuai perkiraan pasar; tetapi CPI secara bulanan (MoM) naik 0,4%, jauh lebih tinggi daripada 0,1% pada Juli. CPI inti MoM naik 0,3%, sementara YoY sebesar 2,4%.
Poin penting:
🔥 CPI YoY: 3,4%, bertahan di level tinggi selama dua bulan berturut-turut
📈 CPI MoM: +0,4%
📈 CPI inti MoM: +0,3%
⛽ Harga BBM (bensin) MoM: +3,9%
🎯 Target The Fed: 2%
Pendapat saya:
Data ini tampak seolah “tidak melebihi ekspektasi”, tetapi inflasi bulanan kembali meningkat, dan CPI inti MoM juga lebih tinggi dari perkiraan. Ini menunjukkan penurunan inflasi di AS tidak berjalan mulus. Pasar pun secara signifikan meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga pada September, bahkan sempat melampaui 90%.
Dampak pada pasar:
Dalam jangka pendek cenderung mendukung USD/imbal hasil obligasi AS; emas, BTC, dan aset berisiko lainnya mendapat tekanan. Jika harga minyak terus bertahan di level tinggi, tekanan inflasi bisa berlanjut, sehingga kebijakan The Fed berikutnya mungkin lebih “hawkish” dibanding perkiraan pasar sebelumnya.
🔥 Mengapa pasar justru makin khawatir soal kenaikan suku bunga? CPI YoY tidak berubah, namun inflasi MoM kembali dipercepat; yang benar-benar patut diwaspadai adalah “inflasi tidak kunjung turun”.
CPI AS Agustus naik 3,4% secara tahunan (YoY), sama dengan Juli, sesuai perkiraan pasar; tetapi CPI secara bulanan (MoM) naik 0,4%, jauh lebih tinggi daripada 0,1% pada Juli. CPI inti MoM naik 0,3%, sementara YoY sebesar 2,4%.
Poin penting:
🔥 CPI YoY: 3,4%, bertahan di level tinggi selama dua bulan berturut-turut
📈 CPI MoM: +0,4%
📈 CPI inti MoM: +0,3%
⛽ Harga BBM (bensin) MoM: +3,9%
🎯 Target The Fed: 2%
Pendapat saya:
Data ini tampak seolah “tidak melebihi ekspektasi”, tetapi inflasi bulanan kembali meningkat, dan CPI inti MoM juga lebih tinggi dari perkiraan. Ini menunjukkan penurunan inflasi di AS tidak berjalan mulus. Pasar pun secara signifikan meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga pada September, bahkan sempat melampaui 90%.
Dampak pada pasar:
Dalam jangka pendek cenderung mendukung USD/imbal hasil obligasi AS; emas, BTC, dan aset berisiko lainnya mendapat tekanan. Jika harga minyak terus bertahan di level tinggi, tekanan inflasi bisa berlanjut, sehingga kebijakan The Fed berikutnya mungkin lebih “hawkish” dibanding perkiraan pasar sebelumnya.
