Saat ini sentimen optimistis pasar energi begitu kuat—semuanya dipertaruhkan pada konferensi Timur Tengah di Oman pada hari Senin mendatang. Konferensi akan membahas rancangan kebijakan baru untuk Selat Hormuz; negara-negara produsen minyak di Teluk, Iran, dan Irak semuanya menghadiri. Garis merah AS: tidak boleh membiarkan Iran mengendalikan selat tersebut. Fokus pada empat kewenangan: penetapan biaya, persetujuan/approval, inspeksi, dan pengelolaan. Jika Iran berkompromi, maka jalur pelayaran bisa kembali normal.

Namun, risikonya wajib diperhatikan! Panglima tertinggi militer AS di Timur Tengah, Cooper, sudah berada di Arab Saudi. Waspadai koordinasi AS dengan Saudi: kemungkinan mereka menyerang mendadak kelompok Houthi, yang langsung merusak ekspektasi mereda saat ini—harga minyak akan bergejolak tajam. Ruang obrolan saya memantau secara real-time kabar konferensi dan “black swan” mendadak di Timur Tengah; siapa pun yang ingin mengikuti ritme, silakan masuk.

#英伟达洽谈至多100亿美元投资Anthropic