Sebuah token bisa meledak 500% dalam semalam dan semua orang melihat grafik yang sempurna: volume naik, unggahan yang bullish, dan FOMO di mana-mana. Momentum itu nyata, tetapi harga saja menyembunyikan angka yang krusial — berapa banyak dari total pasokan token yang sebenarnya sedang beredar saat ini.
Sebuah angka pecahan kecil dapat mendorong keuntungan yang cepat, sementara alokasi besar yang terkunci dapat mengubah permainan begitu mulai dilepaskan.
Pasokan yang beredar sering kali sangat berbeda dari total pasokan. Sebuah proyek mungkin melaporkan 1 miliar token, tetapi hanya memiliki 100–200 juta yang tersedia untuk diperdagangkan.
Sisanya berada pada tim, investor, konsultan, atau di treasury, dan mungkin tunduk pada jadwal vesting atau lockup.
Token yang dikunci itu tidak menghilang—hanya saja pasokan masa depan yang menunggu jadwal rilis.
Fully Diluted Valuation (FDV) membantu menerjemahkan perbedaan itu menjadi skala nyata. FDV memperkirakan market cap seandainya seluruh pasokan dihargai pada nilai pasar saat ini.
Hal itu bisa mengubah cap beredar yang tampak hanya sekitar $200 juta menjadi FDV $2 miliar—profil risikonya jadi sangat berbeda.
FDV tidak sempurna, tetapi mengabaikannya bisa membuat sebuah token terlihat lebih murah daripada yang mungkin terjadi ketika token yang sudah terkunci dibuka.
Jadwal unlock dan konsentrasi kepemilikan juga berpengaruh. Unlock bulanan yang besar dan dapat diprediksi biasanya punya nilai kejutan yang lebih kecil dibanding rilis cliff besar setelah masa lockup yang panjang.
Siapa yang memegang token yang dikunci juga penting. Alokasi yang terkonsentrasi pada beberapa wallet meningkatkan peluang terjadinya penjualan besar jika para pemegang tersebut memutuskan untuk mengambil profit setelah reli.
Sebaliknya, distribusi yang luas atau vesting yang panjang dapat mengurangi tekanan turun yang segera.
Peristiwa unlock tidak menjamin terjadinya dump. Token yang dibuka kuncinya hanya menjadi dapat dipindahtangankan.
Beberapa penerima akan menahan atau menggunakan token untuk staking, program ekosistem, atau kemitraan.
Pertanyaan sebenarnya bagi para trader adalah apakah permintaan pasar mampu menyerap tambahan pasokan tersebut.
Jika permintaan melampaui pasokan baru, harga bisa tetap kuat; jika tidak, bahkan pump yang sebelumnya seolah tak terbendung bisa berbalik dengan cepat.

