Ada yang membawa modal lima-enam puluh ribu U; semakin dikerjakan, malah semakin sedikit. Ada juga yang hanya beberapa ratus U; makin diputar, malah makin bertambah. Kesenjangan itu tidak pernah terletak pada modal.
Saya pernah melihat orang dengan akun bermodal lima-enam puluh ribu: sehari membuka puluhan kali, begitu pasar bergegar sedikit dia langsung mengubah rencana. Ia bolak-balik hingga penutupan, tetapi modalnya tidak berkurang satu sen pun—hanya saja ritmenya tidak sempat dirapikan dan dikumpulkan.
Saya juga pernah melihat saudara yang bermodal beberapa ratus U: hanya mengerjakan posisi yang paling jelas. Beberapa hari berturut-turut tidak ada kesempatan, dia benar-benar mampu menahan diri untuk tidak bergerak. Kalau tepat, profit ditarik kembali; kalau salah, langsung berhenti dan evaluasi.
Yang pertama dalam pikirannya adalah: modal tebal, rugi sedikit masih bisa ditanggung. Yang kedua berpikir: kesempatan itu cuma beberapa kali, setiap transaksi harus dianggap serius.
Kalau waktunya dipanjangkan, hasilnya justru berbalik—akun bermodal besar pelan-pelan menyusut, sedangkan akun bermodal kecil malah menempuh jalannya sendiri dan membentuk kurvanya.
Kalau uangnya banyak, yang didapat hanya lebih banyak kesempatan untuk mencoba. Namun apakah bisa meninggalkan keuntungan yang diperoleh, yang dilihat tetap dari posisi (risk/lot), disiplin, dan kesabaran.
Jadi modal kecil tidak perlu buru-buru menyangkal diri. Hubungi <t-2/>@交易员虎哥-先赢后附 , susun ritmenya—dengan modal kecil pun, tetap bisa memperlebar jalannya.
Saya pernah melihat orang dengan akun bermodal lima-enam puluh ribu: sehari membuka puluhan kali, begitu pasar bergegar sedikit dia langsung mengubah rencana. Ia bolak-balik hingga penutupan, tetapi modalnya tidak berkurang satu sen pun—hanya saja ritmenya tidak sempat dirapikan dan dikumpulkan.
Saya juga pernah melihat saudara yang bermodal beberapa ratus U: hanya mengerjakan posisi yang paling jelas. Beberapa hari berturut-turut tidak ada kesempatan, dia benar-benar mampu menahan diri untuk tidak bergerak. Kalau tepat, profit ditarik kembali; kalau salah, langsung berhenti dan evaluasi.
Yang pertama dalam pikirannya adalah: modal tebal, rugi sedikit masih bisa ditanggung. Yang kedua berpikir: kesempatan itu cuma beberapa kali, setiap transaksi harus dianggap serius.
Kalau waktunya dipanjangkan, hasilnya justru berbalik—akun bermodal besar pelan-pelan menyusut, sedangkan akun bermodal kecil malah menempuh jalannya sendiri dan membentuk kurvanya.
Kalau uangnya banyak, yang didapat hanya lebih banyak kesempatan untuk mencoba. Namun apakah bisa meninggalkan keuntungan yang diperoleh, yang dilihat tetap dari posisi (risk/lot), disiplin, dan kesabaran.
Jadi modal kecil tidak perlu buru-buru menyangkal diri. Hubungi <t-2/>@交易员虎哥-先赢后附 , susun ritmenya—dengan modal kecil pun, tetap bisa memperlebar jalannya.
