Semakin seru! Sepertinya di era #AI yang akan datang, ada 3 jenis model yang paling bernilai:

1. Cara memanfaatkan AI untuk memaksimalkan inspirasi pribadi agar bisa diwujudkan serta membuat konten dan alat yang tidak dipublikasikan.

2. Memanfaatkan AI agar konten yang perlu dipublikasikan bisa dimaksimalkan sehingga AI dapat menemukan, lalu memasukkan dan menganalisisnya ke dalam knowledge base.

3. Cara melatih/menyetel AI agar menjadi lebih presisi dan memaksimalkan hasil dengan biaya yang relatif rendah untuk mendukung pekerjaan.

Yang pertama adalah menggunakan AI untuk membangun gudang harta (database), yang berikutnya adalah mengarahkan AI agar melayani pandangan (opini), dan ujungnya adalah menyiapkan peningkatan besar pada produktivitas.

Soal investasi, menurut saya sebenarnya tidak terlalu berubah. Meski AI makin canggih, esensi investasi tetap sama: nilai pertumbuhan jangka panjang. Kecepatan memang relatif; peningkatan menyeluruh yang cepat versus peningkatan menyeluruh yang lambat, perbedaannya untuk investasi tidak terlalu besar. Yang paling menentukan tetaplah dibandingkan dengan kecepatan orang lain. Adapun pembaruan sistem kuantitatif, itu juga karena modul yang sejak awal memang hebat—yang kuat sebenarnya adalah logika di baliknya, bukan semata-mata seberapa hebat AI itu sendiri.

Nilai terbesar AI mungkin adalah membantu orang yang dulu punya Idea tetapi tidak bisa pemrograman untuk mewujudkan idenya. Ini mungkin faktor #X dalam pasar kuantitatif dan investasi. Namun bagi investor ritel biasa, berharap bisa menghasilkan uang dari investasi dengan bantuan AI, pada dasarnya kurang realistis.💡

$BTC $AAPL $GOOGL