Jam dua lewat setengah dini hari, benar-benar tak tahan lagi. Aku mematikan layar trading, lalu ke dapur buat semangkuk mi. Telur dadar, sayur hijau, dan setengah kotak daging sapi cincang yang tersisa dari kemarin—semuanya kutuang langsung jadi satu. Jadilah semangkuk besar yang masih panas. Aku duduk di sofa sambil makan, mendengar gundah roti mantau?—maksudnya mendengar 'mengorok' dari馒头 yang ada di dekat kakiku. Pas nunggu sesi perdagangan Eropa (Oktober?) aku sampai lapar dan tangan gemetar. Saat itu aku merasa bisa menelan satu ekor sapi. Tapi begitu benar-benar tersaji, ternyata cuma bisa makan beberapa suap saja. Kebiasaan seperti ini sudah lima tahun dan tak kunjung berubah. Trading koin sampai akhirnya, yang paling cepat tak kuat justru lambung. Habis makan semangkuk ini langsung tidur. Terserah bagaimana pun jadinya 🍜
#深夜食堂 #RutinitasTinggalSendiri
#深夜食堂 #RutinitasTinggalSendiri