Setelah peretasan terhadap Liquid menggelapkan 320 juta dolar AS, momen paling menarik pun hadir. Peretas meminta tebusan 10%, namun Blockstream langsung menolak, bahkan mengeluarkan pernyataan bahwa angan-angan untuk membawa uang kabur tanpa apa-apa adalah mimpi belaka.
👉 点击链接进入群聊
Kronologinya sudah jelas. Pada 6 September, dompet federasi Liquid dikuras habis; jaringan sempat lumpuh sampai beberapa hari terakhir barulah blok bisa diproduksi kembali. Peretas saat ini masih memegang hampir 600 bitcoin, sambil menuntut tebusan dan saling berbalas sindiran dengan pihak proyek dari jarak jauh.
Mengapa ini layak diperhatikan. Liquid adalah sidechain yang penting dalam ekosistem Bitcoin, dan model kustodian federasinya selama ini dianggap sebagai nilai jual. Kali ini terjadi masalah, seolah-olah menyingkap bagian paling rapuh dari model tersebut: beberapa penandatangan saja yang mengendalikan aset dalam jumlah besar.
Yang lebih menarik lagi adalah dinamika opini publik. Ada yang mengutuk peretas sebagai perampok, tetapi ada juga yang menilai pihak proyek bahkan tidak mau melonggarkan sampai 10% adalah sikap keras kepala—memamerkan ketegasan dengan mengandalkan aset pengguna. Dua kubu ini bisa saling berdebat, dan justru di situlah terlihat paling nyata suasana hati pasar.
Pertanyaannya terserah Anda: menghadapi situasi seperti ini, apakah harus benar-benar beradu keras sampai akhir, atau lebih dulu melindungi aset baru kemudian membicarakan prinsip?
#Blockstream拒绝向Liquid攻击者支付赎金
👉 点击链接进入群聊
Kronologinya sudah jelas. Pada 6 September, dompet federasi Liquid dikuras habis; jaringan sempat lumpuh sampai beberapa hari terakhir barulah blok bisa diproduksi kembali. Peretas saat ini masih memegang hampir 600 bitcoin, sambil menuntut tebusan dan saling berbalas sindiran dengan pihak proyek dari jarak jauh.
Mengapa ini layak diperhatikan. Liquid adalah sidechain yang penting dalam ekosistem Bitcoin, dan model kustodian federasinya selama ini dianggap sebagai nilai jual. Kali ini terjadi masalah, seolah-olah menyingkap bagian paling rapuh dari model tersebut: beberapa penandatangan saja yang mengendalikan aset dalam jumlah besar.
Yang lebih menarik lagi adalah dinamika opini publik. Ada yang mengutuk peretas sebagai perampok, tetapi ada juga yang menilai pihak proyek bahkan tidak mau melonggarkan sampai 10% adalah sikap keras kepala—memamerkan ketegasan dengan mengandalkan aset pengguna. Dua kubu ini bisa saling berdebat, dan justru di situlah terlihat paling nyata suasana hati pasar.
Pertanyaannya terserah Anda: menghadapi situasi seperti ini, apakah harus benar-benar beradu keras sampai akhir, atau lebih dulu melindungi aset baru kemudian membicarakan prinsip?
#Blockstream拒绝向Liquid攻击者支付赎金
