Semakin lama saya semakin merasa, bagian PayFi yang benar-benar menarik bukanlah sekadar menambah satu lagi skema menghasilkan keuntungan untuk DeFi, melainkan upayanya mulai mencoba menyelesaikan masalah yang lebih realistis:

Bisakah uang di blockchain benar-benar ikut terlibat dalam arus perputaran dana di dunia nyata?

Di masa lalu, ketika kita membahas DeFi, lebih banyak berpusat pada skenario seperti trading, pinjam-meminjam, dan LP—pada intinya, dana tetap berputar di dalam ekosistem Crypto.

Tapi pembayaran itu berbeda.

Setiap hari ada transfer lintas negara, pembayaran dari merchant, penyelesaian perusahaan, dan pembayaran dalam rantai pasok. Kebutuhan pergerakan dana yang bersifat nyata ini sudah ada. Jika dana-dana tersebut bisa diselesaikan dengan lebih efisien melalui infrastruktur on-chain, lalu selanjutnya dihubungkan dengan likuiditas DeFi, maka logikanya akan berubah sepenuhnya.

Itulah alasan mengapa saya cukup fokus pada @Polyflow_PayFi.

Mereka tidak hanya membuat produk pembayaran semata, tetapi mencoba menggunakan PID untuk memecahkan masalah identitas dan kredensial, lalu melalui PLP menghubungkan dana pembayaran dengan likuiditas on-chain.

Secara sederhana, pertama-tama kita menyelesaikan dua pertanyaan: “siapa yang menggunakan uang” dan “uang itu berasal dari mana”, barulah kemudian membahas efisiensi finansial di tahap berikutnya.

Saya merasa inilah hal yang kemungkinan besar layak untuk terus diamati dari PayFi.

Jika di masa depan sebagian dari pendapatan di blockchain tidak lagi bergantung pada arus dana baru yang terus masuk, melainkan benar-benar berasal dari arus kas yang dihasilkan oleh pembayaran, perdagangan, dan aktivitas bisnis, maka barulah DeFi benar-benar mulai terhubung dengan ekonomi dunia nyata.

Jadi dibanding melihat APY jangka pendek, saya lebih ingin melihat apakah PolyFlow pada akhirnya bisa membangun skala pembayaran yang benar-benar besar.

Inilah kunci apakah cerita PayFi bisa benar-benar terbukti.

@Polyflow_PayFi
#polyflow