Data CPI segera dirilis, apakah bisa memicu kenaikan suku bunga pada September?

Data akan keluar dalam beberapa menit. Sebagai investor ritel berpengalaman yang sudah melewati beberapa siklus kenaikan suku bunga, saya ingin menyampaikan pandangan saya.

Mari kita lihat datanya terlebih dahulu: pasar memperkirakan CPI bulan Agustus tetap di 3,4% secara tahunan, tetapi secara bulanan diperkirakan melonjak dari 0,1% menjadi 0,4%. Harga energi menjadi pendorong utama. Situasi di Timur Tengah telah mendorong harga minyak mentah Brent menembus 100 dolar AS, sementara harga bensin naik hampir 3% secara bulanan. CPI inti diperkirakan turun menjadi 2,4% secara tahunan, tetapi angka ini bisa terancam jika dampak kenaikan harga energi merambat ke lebih banyak sektor.

Ketegangan di pasar sekarang semakin memuncak. Data CME menunjukkan peluang kenaikan suku bunga pada September sudah melonjak ke 71,3%. Setelah angka nonfarm payrolls melampaui ekspektasi, pasar nyaris serempak bertaruh bahwa suku bunga akan naik. Bitcoin turun 1,4% dalam beberapa hari terakhir. Alamat dompet para whale hanya menambah kepemilikan bersih sebanyak 4.100 koin dalam 30 hari, jauh di bawah angka 61 ribu koin pada masa puncaknya. ETF juga mencatat arus keluar bersih selama tiga hari berturut-turut.

Pandangan saya: CPI inti bulanan adalah kuncinya. Selama angkanya tidak lebih dari 0,2%, peluang The Fed untuk mempertahankan suku bunga saat ini akan langsung melonjak, dan BTC sangat mungkin mengalami rebound tajam. Namun, jika dampak kenaikan harga energi membuat CPI inti melampaui 0,3%, itu akan menjadi pukulan telak. Dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS akan langsung melesat, sementara pasar kripto kemungkinan besar akan terjun bebas hingga membentuk peluang beli yang sangat menarik.

Volatilitas akan sangat tinggi sebelum dan sesudah data dirilis. Pasang stop-loss dan jangan terbawa emosi. Sebisa mungkin, gunakan posisi kecil.
#CPI数据来袭能否触发9月加息