Hanya memindahkan aset yang telah ditokenisasi ke blockchain tidak cukup untuk menjamin pasar yang benar-benar layak. Para trader membutuhkan ruang khusus untuk membeli dan menjual, dan lingkungan tersebut harus menangani seluruh siklus hidup sebuah transaksi secara mulus—mulai dari pembayaran awal hingga transfer dan penyelesaian akhir.

Setiap kali langkah-langkah penting ini terjadi di platform yang terpisah, administrator menghadapi proses rekonsiliasi yang rumit. Mereka harus secara manual menentukan siapa yang terlibat dalam pertukaran, memverifikasi apakah transaksi tersebut diizinkan, memastikan dana benar-benar dikirim, serta mencatat pemilik baru.

Transaksi yang benar-benar efisien bergantung pada rangkaian peristiwa yang tidak terputus. Pertama, pembeli dan penjual yang memenuhi syarat harus saling mencocokkan pesanan. Berikutnya, regulasi transfer harus diperiksa secara menyeluruh. Hanya setelah itu, pembayaran dan aset dapat diselesaikan, yang pada akhirnya mengarah pada pembaruan catatan kepemilikan yang tepat.

Dusk menyediakan infrastruktur bersama yang diperlukan untuk menyatukan semua elemen ini. Dusk memungkinkan platform perdagangan mengintegrasikan pemeriksaan kelayakan pengguna, aturan transfer, dan penyelesaian akhir ke dalam satu alur kerja yang terpadu.

Selain itu, Dusk menggunakan selective disclosure untuk menjaga privasi. Pendekatan ini menjaga detail sensitif tetap sangat rahasia, sekaligus memungkinkan entitas yang berwenang melakukan tinjauan yang diperlukan.

Karena pendekatan terpadu ini, operator venue dapat menyusun proses perdagangan dan penyelesaian mereka di sekitar satu buku besar aset yang sama. Hal ini secara signifikan mengurangi tugas yang merepotkan untuk menyusun riwayat transaksi dari basis data yang terfragmentasi.

Silakan lihat informasi lebih lanjut mengenai use case secondary markets dan trading venues untuk Dusk di bawah ini.