Perusahaan chip AI buatan dalam negeri yang sahamnya dimiliki Tencent, yaitu Suyuan Technology, resmi melantai di Bursa Efek Sains dan Teknologi (科创板). Pada hari pertama, penutupan sahamnya naik lebih dari 100%, menjadi indikator arah (wind vane) sentimen IPO teknologi keras (hard tech) belakangan ini.
Di balik ini, ada tiga hal yang layak dicermati: pertama, kebutuhan pelatihan dan inferensi model besar (large model) masih menopang valuasi komputasi (compute); kedua, logika penggantian buatan dalam negeri terus menarik arus dana ke ekosistem chip, sistem, dan perangkat lunak; ketiga, pemulihan arus keluar dari pasar primer (primary market exit) dapat mendorong lebih banyak proyek AI hard tech menuju pasar publik.
Namun bagi investor kripto, kenaikan harga saham bukan berarti konsep AI di rantai (on-chain) juga akan ikut melonjak secara bersamaan. Pasar kripto lebih memperhatikan pendapatan nyata, pertumbuhan pengguna, konsumsi token (token burn), serta apakah sumber daya komputasi dapat benar-benar dipanggil oleh protokol. Sentimen bisa menyebar dalam jangka pendek, tetapi pada akhirnya tetap harus dilihat implementasinya.
#燧原科技 #AI芯片 #科创板
Di balik ini, ada tiga hal yang layak dicermati: pertama, kebutuhan pelatihan dan inferensi model besar (large model) masih menopang valuasi komputasi (compute); kedua, logika penggantian buatan dalam negeri terus menarik arus dana ke ekosistem chip, sistem, dan perangkat lunak; ketiga, pemulihan arus keluar dari pasar primer (primary market exit) dapat mendorong lebih banyak proyek AI hard tech menuju pasar publik.
Namun bagi investor kripto, kenaikan harga saham bukan berarti konsep AI di rantai (on-chain) juga akan ikut melonjak secara bersamaan. Pasar kripto lebih memperhatikan pendapatan nyata, pertumbuhan pengguna, konsumsi token (token burn), serta apakah sumber daya komputasi dapat benar-benar dipanggil oleh protokol. Sentimen bisa menyebar dalam jangka pendek, tetapi pada akhirnya tetap harus dilihat implementasinya.
#燧原科技 #AI芯片 #科创板