Jika Anda ingin memahami Web3, Anda perlu memahami perangkat lunak yang menggerakkannya: Decentralized Applications (DApps).

Dari sudut pandang pengguna, sebuah DApp terlihat persis seperti situs web standar atau aplikasi seluler. Perbedaannya sepenuhnya terletak pada arsitektur backend.

👉 Aplikasi Tradisional: Mengandalkan server terpusat yang dimiliki oleh satu perusahaan. Jika server mati, aplikasi ikut mati. Perusahaan memiliki kendali penuh atas data Anda.

👉 DApps: Menghubungkan antarmuka frontend standar ke smart contract yang berjalan di blockchain terdesentralisasi (seperti Ethereum).

Karena logika backend diproses oleh ribuan node independen, bukan oleh satu server perusahaan, DApps sangat tahan terhadap sensor dan menawarkan lingkungan tanpa rasa percaya untuk transaksi keuangan serta pengelolaan identitas digital.