Bitcoin "Dalam 3 kali CPI terakhir, BTC selalu naik 5%" — Saya cek.

Trader Killa menunjukkan, setelah pengumuman data CPI AS 3 kali terakhir, BTC naik lebih dari 5% dalam 8 hari. Ia menilai pasar saat ini sudah memperhitungkan kabar buruk, sehingga kali ini bisa meniru pola serupa.
Saya tidak menebak apakah benar atau tidak. Saya memeriksa dua hal.

Pertama: rekor kinerjanya tidak cocok dengan catatan harga.

Berita mengatakan bahwa ia "pernah memprediksi puncak pasar bullish pada Mei 2025, lalu melakukan short Bitcoin di 74.688 juta dolar".
Tapi catatan harga publiknya adalah:
7 April 2025 — 74,4 ribu (titik terendah akibat kejutan tarif)
22 Mei 2025 — 111,8 ribu (puncak historis pada saat itu)
akhir Mei 2025 — sekitar 105 ribu
6 Oktober 2025 — 126,2 ribu (harga tertinggi sepanjang masa)

74,688 juta itu terjadi pada awal April 2025, bukan Mei. Rentang Bitcoin pada bulan Mei adalah 94 ribu hingga 111,8 ribu.

Dan bahkan kalau pun ia benar menyerukan puncak di bulan Mei—Bitcoin kemudian naik sampai 126,2 ribu.
Mungkin penceritaan ulang salah menautkan tanggal. Tapi sebelum kamu memutuskan untuk percaya seseorang, hal seperti ini layak dicek dua menit.

Kedua: "pola" itu tidak terbukti secara statistik.

1) Ukuran sampel n=3. Dengan tiga kali pengamatan, tidak bisa ditarik kesimpulan apa pun.
2) "3 kali terakhir" dan "8 hari" semuanya bisa diatur. Kenapa bukan 5 kali terakhir? Kenapa bukan 7 hari? Dua derajat kebebasan ini cukup untuk menemukan "pola" di data apa pun—ini kesalahan paling klasik dalam backtest.
3) Kenaikan BTC 5% dalam 8 hari sebenarnya sudah cukup umum. Jika probabilitas dasarnya empat-lima puluh persen, peluang menembus 3 kali berturut-turut murni kebetulan hanya sekitar 6%–13%. Ini terjadi tiap hari pada data acak.
4) "Pasar sudah memperhitungkan kabar buruk" tidak bisa dibuktikan salah. Kalau naik berarti sudah diperhitungkan; kalau turun berarti belum diperhitungkan sepenuhnya. Selama semua hasil dianggap benar, maka hasil itu tidak mengandung informasi.

Sekalian bilang sesuatu yang kontra-intuitif: presisi tidak sama dengan akurasi.

Angka seperti "74.688 juta" yang sangat spesifik sampai empat angka di belakang koma membuat orang merasa "begitu spesifik pasti benar". Namun presisi adalah retorika, bukan bukti. Semakin presisi angkanya, semakin seharusnya kamu cek ulang.