Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional Tiongkok mengatakan bahwa setelah penyesuaian harga bahan bakar minyak hasil olahan dalam negeri pada 28 Agustus, konflik Iran-AS yang kembali memanas telah mendorong harga minyak mentah internasional naik tajam. Untuk mengurangi dampaknya bagi Tiongkok, komisi tersebut mengatakan pihaknya akan menerapkan kontrol sementara atas harga bahan bakar minyak hasil olahan di dalam kerangka penetapan harga yang berlaku, menurut Jiemian News.

Berdasarkan mekanisme penetapan harga yang ada, harga bensin dan diesel di Tiongkok seharusnya naik masing-masing sebesar 435 yuan dan 420 yuan per metrik ton pada 11 September. Setelah penyesuaian sementara, kenaikan aktual masing-masing menjadi 260 yuan dan 250 yuan per metrik ton. Perusahaan minyak milik negara Tiongkok, Sinopec, CNOOC, dan pengolah minyak mentah lainnya diminta untuk mengatur produksi dan transportasi guna memastikan pasokan yang stabil, sementara otoritas setempat diperintahkan untuk meningkatkan inspeksi pasar dan menghukum pelanggaran aturan harga yang ditetapkan negara. Konsumen dapat melaporkan pelanggaran harga melalui platform 12315.