🚨 Harga Minyak Melonjak di Atas $108 karena Konflik Timur Tengah Meningkatkan Kekhawatiran Pasokan
Harga minyak global naik tajam seiring berlanjutnya perang Iran dan meningkatnya ketegangan di sekitar Selat Hormuz serta Laut Merah, yang memicu kekhawatiran akan gangguan pasokan lebih lanjut.
Brent menyentuh level $108 per barel, tertinggi sejak Mei, sebelum akhirnya berada di sekitar $107,63, naik 6,34%.
Minyak mentah AS juga menembus $103 dan ditutup pada $102,48, naik 6,69%.
S&P Global Energy kini memperkirakan harga minyak akan tetap tinggi, sekitar $80–$100 per barel, hingga tahun depan karena pasar menghadapi konflik yang berlanjut serta risiko pasokan.
Di saat yang sama, saham AS juga lebih tinggi:
DOW: 52.064,10 +0,60%
S&P 500: 7.591,70 +0,58%
NASDAQ: 26.081,72 +0,65%
Fear & Greed: 33
Pertanyaan besar sekarang adalah apakah harga minyak yang lebih tinggi akan menciptakan tekanan lebih besar pada inflasi dan pasar global.
Menurut kalian, guys — apakah minyak akan terus bergerak lebih tinggi dari sini?
#oilcrisis #CPIWatch✨
Harga minyak global naik tajam seiring berlanjutnya perang Iran dan meningkatnya ketegangan di sekitar Selat Hormuz serta Laut Merah, yang memicu kekhawatiran akan gangguan pasokan lebih lanjut.
Brent menyentuh level $108 per barel, tertinggi sejak Mei, sebelum akhirnya berada di sekitar $107,63, naik 6,34%.
Minyak mentah AS juga menembus $103 dan ditutup pada $102,48, naik 6,69%.
S&P Global Energy kini memperkirakan harga minyak akan tetap tinggi, sekitar $80–$100 per barel, hingga tahun depan karena pasar menghadapi konflik yang berlanjut serta risiko pasokan.
Di saat yang sama, saham AS juga lebih tinggi:
DOW: 52.064,10 +0,60%
S&P 500: 7.591,70 +0,58%
NASDAQ: 26.081,72 +0,65%
Fear & Greed: 33
Pertanyaan besar sekarang adalah apakah harga minyak yang lebih tinggi akan menciptakan tekanan lebih besar pada inflasi dan pasar global.
Menurut kalian, guys — apakah minyak akan terus bergerak lebih tinggi dari sini?
#oilcrisis #CPIWatch✨

