Menurut Jin10, analis TD Securities mengatakan pertumbuhan ekonomi Jepang berada di atas potensi dan akan memerlukan kenaikan suku bunga yang lebih cepat untuk mencegah terjadinya overheating. TD Securities menyatakan Bank of Japan tidak bisa mengambil risiko tertinggal seiring perekonomian berbalik arah, dan memperkirakan bank sentral akan meninggalkan pengetatan bertahap. Perusahaan itu juga mengatakan tekanan harga semakin meningkat dan pasar tenaga kerja kemungkinan akan semakin ketat. Dengan latar belakang tersebut, TD Securities memperkirakan kenaikan suku bunga sekitar 25 basis poin sekali per kuartal, bukan laju normal Bank of Japan yang melakukan satu kenaikan setiap enam bulan. Perusahaan tersebut memproyeksikan kenaikan 25 basis poin minggu depan dan pada bulan Desember, diikuti peningkatan serupa pada pertemuan di April, Juli, dan Oktober 2027, sehingga mengangkat suku bunga kebijakan menjadi 2,25%. TD Securities mengatakan kebijakan fiskal akan menjadi pertimbangan penting bagi Bank of Japan, dan kebijakan fiskal yang ekspansif dapat mendorong kenaikan suku bunga lebih cepat atau memperpanjang siklus pengetatan hingga 2028.
