#USAugustPPIRisesLessThanExpected

Saya meluangkan waktu untuk melihat data PPI dengan lebih saksama hari ini. Alih-alih mengandalkan presentasi atau slide deck, saya menelaah data pasar mentah, dan satu hal menonjol: ekspektasi para trader terkait langkah berikutnya The Fed berubah dengan cepat.

Setelah rilis PPI, probabilitas The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada 16 September naik dari sekitar 61% menjadi hampir 70%. Meskipun alasannya mungkin terlihat sederhana, situasinya sebenarnya cukup kompleks. Harga produk bahan bakar telah meningkat, dan situasi geopolitik di Timur Tengah menambah tekanan inflasi pada pasar grosir. Akibatnya, inflasi muncul lebih tinggi dari perkiraan. Namun, tunggu—ada perbedaan penting yang perlu dibuat di sini. Angka 70% itu bukan keputusan The Fed; itu adalah probabilitas yang berasal dari pasar futures CME FedWatch—pada dasarnya indikator tentang apa yang saat ini diperkirakan oleh para trader. Data CPI besok kemungkinan akan memperjelas gambaran lebih jauh. Jika CPI juga keluar "lebih panas" dari perkiraan, keyakinan pasar terhadap kenaikan suku bunga bisa menguat; sebaliknya, data yang lemah dapat mengubah proyeksi ini.

Bagi saya, faktor paling kritis saat ini bukan semata-mata data PPI secara terpisah, melainkan apa yang diungkapkan data CPI setelahnya. Ini karena kenaikan suku bunga dapat memberikan tekanan ke atas pada dolar sekaligus menjadi hambatan bagi saham dan kripto dalam jangka pendek.

$AAPLB
$AAPL.US
$B3