Produsen dompet perangkat keras Ledger telah berhasil menyelesaikan putaran pendanaan sebesar €100 juta, menurut laporan Bloomberg pada tanggal 30 Maret.

Startup yang berbasis di Paris ini kini bernilai €1,3 miliar, penilaian yang sama yang diterimanya dari pendanaan terakhirnya pada Juni 2021. Investor putaran ini termasuk True Global Ventures, Cité Gestion SPV, Digital Finance Group, dan VaynerFund.

Ledger mengklaim pihaknya menyimpan lebih dari 20% mata uang kripto dunia dan 30% NFT dunia, menyoroti posisi dominannya di pasar dompet kripto. Keberhasilan putaran pendanaan ini terjadi ketika industri kripto yang lebih luas mengalami volatilitas, menjadikan dompet perangkat keras Ledger sebagai pilihan menarik bagi investor yang mencari keamanan dan stabilitas. Penutupan kedua diperkirakan terjadi pada pertengahan April, dan penutupan ketiga menyusul karena tingginya permintaan investor.

Keberhasilan Ledger menyoroti pentingnya dompet perangkat keras dalam industri kripto, karena investor mencari solusi penyimpanan yang aman dan andal untuk aset digital mereka. Dengan munculnya token non-fungible (NFT), permintaan akan solusi penyimpanan yang aman telah meningkat secara signifikan, menjadikan posisi Ledger sebagai produsen dompet perangkat keras terbesar semakin berharga. Investor menyadari pentingnya posisi dominan Ledger di pasar, terbukti dari kuatnya dukungan yang diterimanya dalam putaran pendanaan.

Ke depan, keberhasilan putaran pendanaan ini kemungkinan akan semakin memperkuat posisi Ledger di pasar dan menarik investor baru yang mencari solusi penyimpanan aman untuk aset digital mereka. Selain itu, hal ini menggarisbawahi pertumbuhan industri kripto yang berkelanjutan, meskipun terjadi gejolak pasar baru-baru ini, karena investor menyadari potensi keuntungan yang signifikan dalam dunia aset digital.

#Ledger #crypto2023 #BTC #dyor #azcoinnews

Artikel ini diterbitkan ulang dari azcoinnews.com