Harga minyak mentah Brent naik 3,4% pada Rabu hingga ditutup pada level $101,21 per barel setelah putaran serangan terbaru di laut. Menurut Sina Finance, militer AS mengatakan telah menghancurkan lima kapal pengangkut minyak mentah Iran, sementara Iran mengatakan telah menyerang beberapa kapal AS dan kapal tanker di dekat Selat Hormuz.
Komando Pusat AS mengatakan pada 8 September bahwa pihaknya menghancurkan lima kapal tanker pengangkut minyak mentah Iran setelah Korps Garda Revolusi Islam menggunakan rudal balistik dua kali dalam dua hari sebelumnya terhadap sebuah kapal Angkatan Laut AS. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio kemudian mengatakan bahwa Iran akan membayar dengan hilangnya kapal tanker setiap kali menyerang atau mencoba menyerang kapal perang AS.
Media pemerintah Iran mengatakan pada 9 September bahwa pasukan Iran menyerang delapan kapal tanker dan dua kapal milik AS sebagai balasan, serta menargetkan 10 kapal lainnya yang berusaha melintas melalui Selat Hormuz. Komando Pusat AS membantah bahwa ada kapal perang AS yang terkena.
Kantor operasional perdagangan maritim Inggris melaporkan adanya serangan yang melibatkan beberapa kapal dagang di Teluk Persia bagian utara dan Teluk Oman. Irak secara terpisah mengonfirmasi bahwa sebuah kapal tanker berbendera Panama diserang oleh pihak tak dikenal di lepas pantai Irak, tanpa korban jiwa yang dilaporkan.
