Boring Company milik Musk menyelesaikan pendanaan putaran D senilai 3 miliar dolar AS, dengan valuasi mencapai sekitar 23 miliar dolar AS.
Namun yang benar-benar layak diperhatikan mungkin bukan pendanaannya.
Boring Company sedang bersiap untuk melakukan penempatan besar-besaran infrastruktur bawah tanah di berbagai wilayah Uni Emirat Arab, dengan rencana membangun lebih dari 150 kilometer terowongan.
Musk sedang mengubah “jalan tol bawah tanah” dari eksperimen di Amerika menjadi implementasi besar-besaran di Timur Tengah.
AI, robot, SpaceX, antarmuka otak-komputer, ditambah infrastruktur transportasi bawah tanah…
apa yang dilakukan Musk semakin tidak menyerupai bisnis sebuah perusahaan.
Melainkan lebih seperti bertaruh sekaligus pada: AI + energi + luar angkasa + robot + infrastruktur transportasi.
Jika Boring Company benar-benar bisa menjalankan model bisnis komersial skala besar di UEA, valuasi 23 miliar dolar AS mungkin hanya permulaan.
Namun yang benar-benar layak diperhatikan mungkin bukan pendanaannya.
Boring Company sedang bersiap untuk melakukan penempatan besar-besaran infrastruktur bawah tanah di berbagai wilayah Uni Emirat Arab, dengan rencana membangun lebih dari 150 kilometer terowongan.
Musk sedang mengubah “jalan tol bawah tanah” dari eksperimen di Amerika menjadi implementasi besar-besaran di Timur Tengah.
AI, robot, SpaceX, antarmuka otak-komputer, ditambah infrastruktur transportasi bawah tanah…
apa yang dilakukan Musk semakin tidak menyerupai bisnis sebuah perusahaan.
Melainkan lebih seperti bertaruh sekaligus pada: AI + energi + luar angkasa + robot + infrastruktur transportasi.
Jika Boring Company benar-benar bisa menjalankan model bisnis komersial skala besar di UEA, valuasi 23 miliar dolar AS mungkin hanya permulaan.