Departemen Keuangan AS menaikkan ukuran pembelian kembali menjadi 6 miliar dolar, mengapa BTC masih bertahan di sekitar 78 ribu?

Departemen Keuangan AS hari ini berencana melakukan pembelian kembali hingga sekitar 6 miliar dolar untuk obligasi pemerintah AS tenor 10 hingga 20 tahun, dengan skala yang jelas lebih besar dibanding sebelumnya yang hanya 2 miliar dolar. Secara teori, pembelian kembali dapat memperbaiki likuiditas di ujung panjang (long end), tetapi pasar juga menghadapi harga minyak yang naik hingga 100 dolar, imbal hasil obligasi jangka panjang yang terus menguat, serta data CPI AS besok.

Karena itu, Bitcoin belum menembus secara langsung, melainkan bergerak tarik-menarik di kisaran 78 ribu. Saat ini yang diperdagangkan bukan cuma satu kabar baik, melainkan pengimbangan antara “perbaikan likuiditas” dan “tekanan inflasi/suku bunga”.

Beberapa sinyal harga-volume ke depan akan menjadi kunci:

Pertama, apakah imbal hasil di tenor panjang bisa kembali turun dari level tinggi;
Kedua, apakah BTC bisa kembali bertahan di atas 79 ribu dan mendorong kenaikan ETH serta altcoin utama;
Ketiga, sebelum pengumuman CPI, apakah dana ETF masih terus mengalir masuk atau justru mulai mengunci keuntungan.

Jika pembelian kembali hanya membawa likuiditas sementara, sementara imbal hasil dan harga minyak terus naik, aset berisiko mungkin tetap akan mengalami lonjakan lalu berbalik. Sebaliknya, jika data inflasi mereda, pergerakan sideways saat ini bisa berubah menjadi area akumulasi untuk gelombang berikutnya.

Menurutmu sebelum CPI besok, BTC akan lebih dulu menembus, atau lebih dulu terjadi pullback?

$BTC $ETH #比特币 #美债 #CPI #Pasar kripto