$TIA telah pulih tajam, tetapi kisah yang lebih penting bukanlah rebound 30 hari sebesar 23,7%.

Pertanyaannya adalah apakah Celestia akhirnya bisa mengubah penggunaan jaringan menjadi nilai yang bermakna bagi token.

TIA berada di sekitar $0,41, dengan kira-kira 966 juta token beredar dan estimasi kapitalisasi pasar $398 juta. Kontrasnya mencolok: TIA masih sekitar 98% di bawah rekor tertingginya (ATH) di $20,85, sementara biaya protokol saat ini masih sangat kecil dibandingkan valuasi tersebut.

Itu mengungkap inti masalah dari tesis Celestia yang lama.

TIA sudah diwajibkan untuk membayar blobspace, dan staking mengamankan jaringan. Namun, ketersediaan data yang murah adalah pedang bermata dua: adopsi bisa tumbuh tanpa menghasilkan banyak pendapatan biaya untuk token.

Kini bagian yang menarik.

Paket forum Celestia Juli 2026 mengusulkan lapisan ekonomi baru: biaya blob yang diberlakukan oleh protokol, pembakaran TIA sebagian, reservasi kapasitas yang didukung TIA, layanan data berbasis ikatan (bonded), dan pada akhirnya penerbitan validator yang responsif terhadap pendapatan. Kerangka yang diajukan menargetkan pembakaran biaya 50%, distribusi ke validator 40%, dan alokasi community-pool 10%. Semua ini belum semestinya dianggap sudah aktif—paket tersebut masih berupa proposal yang memerlukan implementasi, pengujian, dan tata kelola (governance) lanjutan.

Sementara itu, TIA masih menghadapi tekanan pasokan. Sekitar 10,7 juta TIA dijadwalkan untuk dibuka pada 30 September, kurang lebih 1,1% dari pasokan saat genesis.

Jadi pertanyaan sebenarnya bukan apakah TIA bisa memantul dari sini.

Melainkan apakah Celestia bisa beralih dari “infrastruktur DA yang murah” menuju sebuah ekonomi di mana pertumbuhan penggunaan benar-benar menciptakan permintaan TIA yang berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada inflasi.
#BNB走势