Gletser Tyndall di Patagonia Selatan, Chili, menaburkan serangkaian bongkahan es di permukaan danau.

Menurut NASA Earth Observatory 2026-06-10: pada 2026-05-10, seorang astronaut dari Ekspedisi 74, Stasiun Luar Angkasa (ISS), memotret Gletser Tyndall di bagian selatan Chili melalui awan tipis. Pecahan es yang lepas di ujung gletser melayang di Lago Geikie. Lapisan es Patagonia Selatan adalah massa es kontinuitas terbesar di belahan bumi selatan selain Antarktika; banyak gletser outlet mengalir ke laut atau ke danau glasial di depan es.

Sorotan angka (ilmuwan gletser Mauri Pelto / Nichols College): Lago Geikie terbentuk di area ujung sekitar tahun 1940 dan melebar seiring kemunduran; sejak November 2022, panjang Tyndall telah berkurang sekitar 2,2 km (sekitar 1,4 mil). Pada Maret–April 2023 terjadi pelepasan pecahan yang lebih besar. Pada musim gugur belahan bumi selatan tahun 2026, gletser masih mengalami kemunduran akibat pelepasan, namun lebih cenderung “terpecah menjadi banyak gunung es kecil”—retakan di dekat ujung gletser menjadi sangat rapat. Estimasi panjang/ketinggian: pada akhir Mei 2026, tebing es di ujung gletser berada sekitar 30–40 meter di atas permukaan danau (sekitar 100–130 kaki).

Verifikasi independen: Phys.org pada hari yang sama menyalin dan mengonfirmasi citra ISS 2026-05-10, kemunduran sekitar 2,2 km, dominasi gunung es kecil, serta tebing es sekitar 30–40 meter; Earth.com dan Space.com juga mengonfirmasi hal yang sama.

Gambar: NASA / ISS Crew Earth Observations; foto astronaut ISS074-E-582898 (Ekspedisi 74, Nikon Z9, 560 mm)
Data hingga: rilis NASA EO 2026-06-10; pengambilan gambar 2026-05-10
#NASA #Observasi Bumi