RAYSOL SHORT SQUEEZE: MENGAPA PARA PEJUDI RAMAI-RAMAI BARU SAJA JADI BAHAN BAKAR UNTUK KEJATUHAN

Kebanyakan trader ritel melihat sebuah koin naik dua puluh persen dalam satu sesi lalu langsung bergegas membuka posisi short di area resistance. Dorongan persis itu saat ini sedang mengarahkan para pemburu penurunan (bear) langsung ke dalam jebakan likuidasi yang kejam pada $RAYSOL.

Meski order book terlihat penuh di dekat level resistance 1.47, mekanisme derivatif yang mendasarinya menceritakan kisah yang sama sekali berbeda. Pendanaan berjangka di Binance telah berbalik sangat negatif menjadi minus nol koma nol enam persen. Bagi siapa pun yang belum familiar dengan cara market maker bekerja, ini berarti para short seller sedang secara aktif membayar pemegang long setiap kali jendela pendanaan berlangsung agar posisi mereka tetap hidup.

Saat funding menjadi sedemikian negatif selama breakout bervolume tinggi, harga jarang runtuh seperti yang diharapkan trader ritel. Sebaliknya, uang pintar memanfaatkan minat short yang agresif itu sebagai likuiditas untuk keluar, secara sistematis mendorong harga naik melalui tumpukan stop loss.

Perputaran senilai 170 juta dolar dalam dua puluh empat jam terakhir mengonfirmasi bahwa spot sedang menyerap setiap upaya bears untuk menekan harga melewati rak support 1.25 hingga 1.31. Selama basis ini bertahan pada timeframe empat jam, setiap penurunan dangkal hanyalah bahan bakar yang dikumpulkan untuk langkah squeeze berikutnya menuju 1.75.

Kejar candle hijau setelah ekspansi vertikal adalah cara para pembeli terlambat terjebak, tetapi short yang keras melawan funding negatif saat ekspansi agresif adalah cara akun bisa lenyap sepenuhnya. Pasar selalu menghukum sisi yang paling penuh oleh konsensus.

Saya akan mempublikasikan bagan tindak lanjut begitu candle 4-Hour menutup pada pukul 20:00 UTC. Tap follow agar Anda tidak ketinggalan pembaruan eksekusi.

#RAYSOL #CryptoAnalysis #BinanceSquare #ShortSqueeze #TradingAlpha