#usstrikestargetsnearhormuzandjask Konflik AS–Iran telah memasuki fase baru yang berbahaya setelah pasukan Amerika menghancurkan lima kapal tanker minyak Iran menyusul upaya serangan rudal terhadap sebuah kapal perang Angkatan Laut AS. Washington mengatakan serangan itu
dilakukan sebagai respons terhadap serangan yang terkait dengan Korps Garda Revolusi Iran.
IRGC Iran merespons dengan serangan rudal yang menargetkan pangkalan militer Al Azraq di Yordania, sekaligus memberi peringatan kepada kapal-kapal yang beroperasi di dekat wilayah Teluk dan Selat Hormuz.
Yordania mengatakan pertahanan udaranya berhasil mencegat sebagian besar rudal yang masuk, tanpa korban jiwa yang dilaporkan. Pertukaran terbaru telah memperluas konflik di luar perairan langsung di sekitar Iran.
Serangan terjadi ketika pelayaran melalui Selat Hormuz masih sangat terganggu. Jalur air strategis ini penting bagi pasokan energi global, dan pertempuran yang berlanjut menimbulkan kekhawatiran mengenai keterlambatan serta kekurangan yang lebih besar.
Harga minyak telah naik di atas 100 dolar per barel karena pasar bereaksi terhadap meningkatnya risiko di sekitar Hormuz dan kawasan Teluk yang lebih luas.
Dengan Washington menargetkan ekspor minyak Iran dan Teheran mengancam pembalasan militer, kekhawatiran meningkat bahwa konflik berdurasi enam bulan ini dapat memicu krisis regional yang lebih luas serta menambah tekanan pada pasokan energi global.$SOPH $STAR $APR
dilakukan sebagai respons terhadap serangan yang terkait dengan Korps Garda Revolusi Iran.
IRGC Iran merespons dengan serangan rudal yang menargetkan pangkalan militer Al Azraq di Yordania, sekaligus memberi peringatan kepada kapal-kapal yang beroperasi di dekat wilayah Teluk dan Selat Hormuz.
Yordania mengatakan pertahanan udaranya berhasil mencegat sebagian besar rudal yang masuk, tanpa korban jiwa yang dilaporkan. Pertukaran terbaru telah memperluas konflik di luar perairan langsung di sekitar Iran.
Serangan terjadi ketika pelayaran melalui Selat Hormuz masih sangat terganggu. Jalur air strategis ini penting bagi pasokan energi global, dan pertempuran yang berlanjut menimbulkan kekhawatiran mengenai keterlambatan serta kekurangan yang lebih besar.
Harga minyak telah naik di atas 100 dolar per barel karena pasar bereaksi terhadap meningkatnya risiko di sekitar Hormuz dan kawasan Teluk yang lebih luas.
Dengan Washington menargetkan ekspor minyak Iran dan Teheran mengancam pembalasan militer, kekhawatiran meningkat bahwa konflik berdurasi enam bulan ini dapat memicu krisis regional yang lebih luas serta menambah tekanan pada pasokan energi global.$SOPH $STAR $APR
