Jabal al Fāyah (Gunung Fayyah) di Gurun Sharjah, Uni Emirat Arab—bukan sekadar punggungan batu gamping. Situs ini juga menyimpan jejak aktivitas manusia modern paling awal di Semenanjung Arab.

Menurut NASA Earth Observatory (2026-06-08): Landsat 8 menangkap citra punggungan batu berwarna terang yang memotong (melintang) wilayah Kesultanan Sharjah pada 2025-10-23. Puncak utamanya memiliki ketinggian sekitar 412 meter. Bagi para ahli geologi, punggungan ini adalah sisa dari terangkatnya batu gamping laut dangkal purba; bagi para arkeolog, situs-situs di sekitarnya mendorong keberadaan aktivitas manusia di kawasan itu hingga sekitar 210.000–120.000 tahun lalu.

Verifikasi independen: Faya Palaeolandscape dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO (terdaftar pada 2025) mengonfirmasi bahwa lanskap ini melestarikan bukti hunian manusia dari Paleolitik Menengah hingga Neolitik (sekitar 210.000–6.000 tahun lalu), yang memperlihatkan bagaimana kelompok manusia awal bertahan hidup dalam iklim dengan pergantian ekstrem antara kondisi sangat kering dan sangat basah.

Gambar: NASA Earth Observatory / Lauren Dauphin; Landsat 8 (USGS)
Data hingga: Rilis NASA EO 2026-06-08; pengambilan citra 2025-10-23
#NASA #Pengamatan Bumi