Dunia kripto punya satu hal yang cukup menarik.
Dalam satu candle yang sama, kalau dilihat pagi hari terasa seperti akan ambruk, tapi kalau dilihat lagi di malam hari, mungkin sudah berubah menjadi penopang yang bagus. Jadi sekarang saat memantau chart, saya makin tidak suka langsung mengambil kesimpulan hanya dari satu candle saja. Ketika harga terus turun di siang hari, banyak orang reaksi pertamanya adalah memotong (cut loss). Tapi ada juga penurunan yang sebenarnya hanya karena likuiditas yang kurang—ketika dana-dana aktif kembali, harga biasanya cepat pulih. Sebaliknya, kalau siang hari tiba-tiba melonjak dengan sangat kencang, saya juga tidak buru-buru mengejar, apalagi jika lajunya berupa percepatan beruntun; setelah itu, biasanya yang paling mudah terjadi adalah satu kali “kaki” untuk pullback.
Ujung tusuk (wick) juga sama.
Dulu kalau saya melihat ada satu candle dengan ekor bawah yang panjang, saya akan berpikir “ada yang menampung (menyerap)”. Tapi setelah beberapa kali “diajari” oleh pasar, saya baru paham: tusukan itu sendiri tidak terlalu penting—yang penting justru posisinya di mana. Jika kebetulan muncul tepat di area support penting, lalu setelah itu bisa ditutup kembali, dan volume ikut melebar, barulah itu layak diperhatikan. Kalau harganya justru turun lalu ditusuk sebentar, kemudian langsung mengecil volumenya dan bergerak mendatar lagi, jangan terburu-buru menganggapnya sebagai sinyal untuk buy the dip. Faktor dari sisi berita juga lebih mudah membuat orang jadi terbawa emosi. Satu kabar baik besar sampai masuk tren teratas, grup mulai ramai berseru-seru—saya justru akan melirik harga lebih lama. Sebab pasar tidak mulai berpikir setelah berita keluar; banyak dana sudah lebih dulu bertaruh sebelum kabar itu muncul.
Yang paling menarik justru sentimen di komunitas. Kalau tidak ada yang membahas, saya tidak akan langsung buy the dip hanya karena situasi terasa sepi. Dan kalau semua orang teriak ke arah yang sama, saya juga tidak akan ikut bersemangat. Setelah lama berkecimpung, saya menyadari bahwa hal yang benar-benar bernilai di order book/chart biasanya bukan “menebak apa yang akan dilakukan bandar berikutnya”, melainkan melihat apakah harga, volume, dan sentimen pasar saling mendukung.
Kline (candlestick) tidak sengaja menipu Anda—Anda saja terlalu cepat memberi penjelasan. Tebak sedikit saja, amati lebih banyak; justru dengan begitu biasanya lebih mudah melihat dengan jelas. @星哥带单 $FF
Dalam satu candle yang sama, kalau dilihat pagi hari terasa seperti akan ambruk, tapi kalau dilihat lagi di malam hari, mungkin sudah berubah menjadi penopang yang bagus. Jadi sekarang saat memantau chart, saya makin tidak suka langsung mengambil kesimpulan hanya dari satu candle saja. Ketika harga terus turun di siang hari, banyak orang reaksi pertamanya adalah memotong (cut loss). Tapi ada juga penurunan yang sebenarnya hanya karena likuiditas yang kurang—ketika dana-dana aktif kembali, harga biasanya cepat pulih. Sebaliknya, kalau siang hari tiba-tiba melonjak dengan sangat kencang, saya juga tidak buru-buru mengejar, apalagi jika lajunya berupa percepatan beruntun; setelah itu, biasanya yang paling mudah terjadi adalah satu kali “kaki” untuk pullback.
Ujung tusuk (wick) juga sama.
Dulu kalau saya melihat ada satu candle dengan ekor bawah yang panjang, saya akan berpikir “ada yang menampung (menyerap)”. Tapi setelah beberapa kali “diajari” oleh pasar, saya baru paham: tusukan itu sendiri tidak terlalu penting—yang penting justru posisinya di mana. Jika kebetulan muncul tepat di area support penting, lalu setelah itu bisa ditutup kembali, dan volume ikut melebar, barulah itu layak diperhatikan. Kalau harganya justru turun lalu ditusuk sebentar, kemudian langsung mengecil volumenya dan bergerak mendatar lagi, jangan terburu-buru menganggapnya sebagai sinyal untuk buy the dip. Faktor dari sisi berita juga lebih mudah membuat orang jadi terbawa emosi. Satu kabar baik besar sampai masuk tren teratas, grup mulai ramai berseru-seru—saya justru akan melirik harga lebih lama. Sebab pasar tidak mulai berpikir setelah berita keluar; banyak dana sudah lebih dulu bertaruh sebelum kabar itu muncul.
Yang paling menarik justru sentimen di komunitas. Kalau tidak ada yang membahas, saya tidak akan langsung buy the dip hanya karena situasi terasa sepi. Dan kalau semua orang teriak ke arah yang sama, saya juga tidak akan ikut bersemangat. Setelah lama berkecimpung, saya menyadari bahwa hal yang benar-benar bernilai di order book/chart biasanya bukan “menebak apa yang akan dilakukan bandar berikutnya”, melainkan melihat apakah harga, volume, dan sentimen pasar saling mendukung.
Kline (candlestick) tidak sengaja menipu Anda—Anda saja terlalu cepat memberi penjelasan. Tebak sedikit saja, amati lebih banyak; justru dengan begitu biasanya lebih mudah melihat dengan jelas. @星哥带单 $FF
