OpenAI mengumumkan bahwa model kecerdasan buatannya telah menyelesaikan salah satu “masalah milenium” — persamaan Navier-Stokes
Model tersebut diduga membuktikan bahwa persamaan Navier-Stokes tiga dimensi dapat membentuk singularitas dalam waktu hingga tertentu. Pekerjaan dimulai pada 1 September. Sekitar 10.000 agen bekerja secara paralel dan mencapai hasil dalam 88 jam. Perusahaan memperkirakan biayanya mencapai jutaan dolar.
Hasil tersebut menjadi kabur karena adanya perselisihan mengenai kepengarangan. Matematikawan Universitas New York, Tristan Buckmaster, dan peneliti Anthropic, Levent Alpöge, sedang mengerjakan topik terkait dalam dinamika fluida. Buckmaster secara terbuka mempertanyakan apakah OpenAI mengikuti langkah tersebut setelah mengetahui karya mereka yang belum dipublikasikan, dan apakah mereka menggunakan materi pribadi dari cloud CodeX milik OpenAI.
Chief Scientific Officer OpenAI, Mark Chen, mengatakan bahwa baik manusia maupun sistem AI tidak mencari data pengguna untuk memecahkan masalah ini. Ia menyatakan kekecewaan atas tuduhan tersebut.
Model tersebut diduga membuktikan bahwa persamaan Navier-Stokes tiga dimensi dapat membentuk singularitas dalam waktu hingga tertentu. Pekerjaan dimulai pada 1 September. Sekitar 10.000 agen bekerja secara paralel dan mencapai hasil dalam 88 jam. Perusahaan memperkirakan biayanya mencapai jutaan dolar.
Hasil tersebut menjadi kabur karena adanya perselisihan mengenai kepengarangan. Matematikawan Universitas New York, Tristan Buckmaster, dan peneliti Anthropic, Levent Alpöge, sedang mengerjakan topik terkait dalam dinamika fluida. Buckmaster secara terbuka mempertanyakan apakah OpenAI mengikuti langkah tersebut setelah mengetahui karya mereka yang belum dipublikasikan, dan apakah mereka menggunakan materi pribadi dari cloud CodeX milik OpenAI.
Chief Scientific Officer OpenAI, Mark Chen, mengatakan bahwa baik manusia maupun sistem AI tidak mencari data pengguna untuk memecahkan masalah ini. Ia menyatakan kekecewaan atas tuduhan tersebut.