Menurut Jin10, Sepahnews, sebuah media yang berada di bawah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), mengatakan bahwa Angkatan Laut IRGC akan memberi peringatan kepada semua kapal tanker yang berlabuh di pelabuhan dan tempat berlabuh di Kuwait dan Bahrain, memerintahkan anggota kru yang terkait untuk segera meninggalkan kapal, serta menyatakan bahwa kapal-kapal tersebut akan menjadi sasaran setelah serangan AS terhadap beberapa kapal tanker Iran. Iran menuduh Kuwait dan Bahrain mendukung tindakan AS dan menyebut keduanya sebagai pihak yang turut terlibat dalam tindakan terkait tersebut.
