$BTR $BTR $BTS
SpaceX menghadapi tantangan penting yang dapat menentukan apakah valuasinya akan naik secara signifikan di masa depan: membuat Starship benar-benar dapat dipakai ulang. Analis Pivotal Research Group Jeffrey Wlodarczak mengatakan bahwa kasus investasi SpaceX sangat bergantung pada Starship menyelesaikan sekitar 20 hingga 50 penerbangan dengan biaya rendah, waktu pemrosesan cepat, dan penempatan ulang (redeployment). Ia memulai cakupan dengan peringkat Buy dan target harga $220, dengan menunjuk pada potensi pertumbuhan dari Starlink, xAI, serta posisi perusahaan yang terus berkembang di industri ruang angkasa. Saham SpaceX baru-baru ini bangkit kembali dari titik terendah saat IPO, mencapai sekitar $154,15, dibandingkan dengan titik terendah intraday sebesar $104,83 pada 3 Agustus dan rekor tertinggi sepanjang masa $225,64 tidak lama setelah pencatatannya pada bulan Juni. Namun, hasil kuartal kedua perusahaan mendapat respons yang beragam, dengan kerugian besar yang dilaporkan dan belanja modal (capital expenditures) sebesar $18,4 miliar, jauh di atas perkiraan analis yang sekitar $6 miliar. Meski demikian, sekitar 80% analis dari sisi penjual (sell-side) dilaporkan memberi peringkat SpaceX sebagai Buy atau Strong Buy, sementara investor terus memantau pertumbuhan pengguna Starlink, xAI, klaster superkomputasi Colossus, serta perkembangan Starship. Secara keseluruhan, prospeknya tetap cenderung positif, tetapi kemampuan SpaceX untuk membuktikan bahwa Starship dapat digunakan kembali secara andal dan ekonomis bisa menjadi faktor utama yang mendukung valuasi yang jauh lebih tinggi.
#AEROSurges17%In24Hours #USIranTradeTankerStrikesEscalate #SaudiHaltsSouthernEnergySitesAfterAttacks #CanadaToImpose15%To50%TariffsOnUSGoods