#Jaringan Liquid Diserang senilai 320 juta dolar AS, peretas mengembalikan 268 juta dolar pada hari berikutnya, menyisakan 47 juta untuk diri sendiri—ini keadilan white hat, atau pemerasan terselubung?
📢 Masuk grup untuk mendapatkan pembahasan pengumuman terbaru
Mula-mula lempar pertanyaan: seseorang mencuri 320 juta dolar AS, lalu mengembalikannya 268 juta dolar pada hari berikutnya, dan memotong 47 juta untuk dirinya sendiri—dia disebut hacker, atau pencuri berjiwa ksatria?
Drama besar yang penuh ketegangan ini terjadi pada Bitcoin sidechain Liquid Network. Pada hari Minggu, seseorang menarik hampir 4.000 BTC sekaligus dari dompet cadangannya. Pada saat itu, nilainya sekitar 320 juta dolar AS, sehingga cadangan sempat terkuras hingga tinggal 10% saja. Data di blockchain pun langsung meledak—reaksi pertama pasar hampir refleks: hacker akan menjatuhkan harga.
Namun, alur berikutnya benar-benar tidak sesuai kebiasaan.
Penyerang meninggalkan pesan di blockchain, mengaku sebagai “white hat”, dan mengklaim bahwa kode dasar Liquid dan SideSwap memiliki celah, meminta agar pihak resmi terlebih dulu memperbaiki masalah tersebut sebelum membahas pengembalian. “Teknologi dijadikan sandera” membuat peristiwa ini masuk zona abu-abu—kalau dibilang pencurian, pihaknya tidak meminta uang, hanya meminta perbaikan bug; kalau dibilang niat baik, uang 320 juta dolar AS memang benar sudah diambil dari dompet pihak lain.
Perkembangan terbaru adalah: dini hari ini, “white hat” tersebut telah memindahkan kembali 3.400 BTC (sekitar 268 juta dolar AS) ke dompet Liquid. Dalam waktu satu hari, ia mengembalikan 85%. Sementara 598,5 BTC sisanya—sekitar 47,2 juta dolar AS—masih tetap berada di tangannya.
Hal paling menarik dari seluruh kejadian ini bukanlah uangnya, melainkan celah itu sendiri. Liquid selama ini selalu mengklaim menggunakan mekanisme federated multi-signature, yang lebih aman daripada single-sign. Tapi yang ditembus kali ini bukan logika multi-sig, melainkan perangkat lunak protokol lapisan dasarnya—laporan audit sudah melihatnya, penjaga gerbang (multi-sig) ada di sana, namun celahnya tetap tersimpan entah sudah berapa lama. Ini sudah kali ke-N tahun ini sistem yang tampak “kokoh dan tak tergoyahkan” akhirnya berhasil diserang dan sarangnya dibongkar.
Sekarang misterinya terpusat pada 598 BTC tersebut: ini termasuk “hadiah bug” yang umum di industri, atau tebusan terselubung? Apakah pihak resmi mengakui ini? Jika mengakui, apakah itu sama dengan pengumuman tersirat—selama teknologinya cukup kuat, mencuri 300 juta dolar AS milik orang lain lalu mengembalikan 85%, maka bisa mendapatkan 47 juta dolar AS secara legal?
Menurutmu, langkah kali ini harus disebut aksi heroik white hat, atau kejahatan pemerasan? Lihat komentar.#Zcash周涨45%创2016年来新高
📢 Masuk grup untuk mendapatkan pembahasan pengumuman terbaru
Mula-mula lempar pertanyaan: seseorang mencuri 320 juta dolar AS, lalu mengembalikannya 268 juta dolar pada hari berikutnya, dan memotong 47 juta untuk dirinya sendiri—dia disebut hacker, atau pencuri berjiwa ksatria?
Drama besar yang penuh ketegangan ini terjadi pada Bitcoin sidechain Liquid Network. Pada hari Minggu, seseorang menarik hampir 4.000 BTC sekaligus dari dompet cadangannya. Pada saat itu, nilainya sekitar 320 juta dolar AS, sehingga cadangan sempat terkuras hingga tinggal 10% saja. Data di blockchain pun langsung meledak—reaksi pertama pasar hampir refleks: hacker akan menjatuhkan harga.
Namun, alur berikutnya benar-benar tidak sesuai kebiasaan.
Penyerang meninggalkan pesan di blockchain, mengaku sebagai “white hat”, dan mengklaim bahwa kode dasar Liquid dan SideSwap memiliki celah, meminta agar pihak resmi terlebih dulu memperbaiki masalah tersebut sebelum membahas pengembalian. “Teknologi dijadikan sandera” membuat peristiwa ini masuk zona abu-abu—kalau dibilang pencurian, pihaknya tidak meminta uang, hanya meminta perbaikan bug; kalau dibilang niat baik, uang 320 juta dolar AS memang benar sudah diambil dari dompet pihak lain.
Perkembangan terbaru adalah: dini hari ini, “white hat” tersebut telah memindahkan kembali 3.400 BTC (sekitar 268 juta dolar AS) ke dompet Liquid. Dalam waktu satu hari, ia mengembalikan 85%. Sementara 598,5 BTC sisanya—sekitar 47,2 juta dolar AS—masih tetap berada di tangannya.
Hal paling menarik dari seluruh kejadian ini bukanlah uangnya, melainkan celah itu sendiri. Liquid selama ini selalu mengklaim menggunakan mekanisme federated multi-signature, yang lebih aman daripada single-sign. Tapi yang ditembus kali ini bukan logika multi-sig, melainkan perangkat lunak protokol lapisan dasarnya—laporan audit sudah melihatnya, penjaga gerbang (multi-sig) ada di sana, namun celahnya tetap tersimpan entah sudah berapa lama. Ini sudah kali ke-N tahun ini sistem yang tampak “kokoh dan tak tergoyahkan” akhirnya berhasil diserang dan sarangnya dibongkar.
Sekarang misterinya terpusat pada 598 BTC tersebut: ini termasuk “hadiah bug” yang umum di industri, atau tebusan terselubung? Apakah pihak resmi mengakui ini? Jika mengakui, apakah itu sama dengan pengumuman tersirat—selama teknologinya cukup kuat, mencuri 300 juta dolar AS milik orang lain lalu mengembalikan 85%, maka bisa mendapatkan 47 juta dolar AS secara legal?
Menurutmu, langkah kali ini harus disebut aksi heroik white hat, atau kejahatan pemerasan? Lihat komentar.#Zcash周涨45%创2016年来新高
