CFTC mengajukan mosi pada 8 September kepada Pengadilan Distrik Washington, menuntut agar gugatan CME terhadap kontrak berjangka permanen (perpetual) Bitcoin Kalshi ditolak. Ini bukan sekadar sengketa produk biasa ⚖️
Kontrak BTCPERP Kalshi telah disetujui oleh CFTC pada 29 Mei. Kontrak ini memiliki karakteristik penyelesaian tunai, tanpa tanggal jatuh tempo, dan tarif pendanaan ditambatkan pada spot Bitcoin—sebuah cara yang pada dasarnya memindahkan struktur perpetual yang lazim di dunia kripto ke pasar derivatif yang tunduk pada regulasi.
Sementara itu, CME berpendapat bahwa desain “tanpa tanggal penyerahan + biaya pendanaan berkelanjutan” lebih menyerupai swap ketimbang futures, sehingga yang diperebutkan adalah aturan di balik label regulasi dan peta pasar. Di satu sisi, CFTC adalah pihak yang memberi persetujuan; di sisi lain, CFTC juga membela klasifikasinya sendiri di pengadilan. Tumpang tindih peran ini membuat perkara ini sangat representatif.
Hasil sidang saat ini belum diketahui, tetapi apa pun arah putusannya akan memengaruhi apakah kontrak perpetual Bitcoin yang diatur dapat diperluas di masa depan, dan siapa yang dapat berpartisipasi secara legal. Inilah variabel yang perlu diamati pasar dengan penuh kesabaran.
Kontrak BTCPERP Kalshi telah disetujui oleh CFTC pada 29 Mei. Kontrak ini memiliki karakteristik penyelesaian tunai, tanpa tanggal jatuh tempo, dan tarif pendanaan ditambatkan pada spot Bitcoin—sebuah cara yang pada dasarnya memindahkan struktur perpetual yang lazim di dunia kripto ke pasar derivatif yang tunduk pada regulasi.
Sementara itu, CME berpendapat bahwa desain “tanpa tanggal penyerahan + biaya pendanaan berkelanjutan” lebih menyerupai swap ketimbang futures, sehingga yang diperebutkan adalah aturan di balik label regulasi dan peta pasar. Di satu sisi, CFTC adalah pihak yang memberi persetujuan; di sisi lain, CFTC juga membela klasifikasinya sendiri di pengadilan. Tumpang tindih peran ini membuat perkara ini sangat representatif.
Hasil sidang saat ini belum diketahui, tetapi apa pun arah putusannya akan memengaruhi apakah kontrak perpetual Bitcoin yang diatur dapat diperluas di masa depan, dan siapa yang dapat berpartisipasi secara legal. Inilah variabel yang perlu diamati pasar dengan penuh kesabaran.

