【Catatan Perdagangan: Di 1.400 poin, hampir aku menghancurkan kemenangan besarku sendiri】
Tulisan ini kubuat untuk diriku di masa depan.
Pagi tadi, gelombang utama saham 000660 terlalu gila—terlalu sempurna. Kesempurnaan itu sampai otakku sepenuhnya dirampas oleh adrenalin dan keserakahan. Setelah menembus range, aku melakukan kesalahan paling fatal dalam trading: di titik tertinggi, menambah posisi secara bertahap dengan modal besar (piramid) saat harganya sudah tinggi.
Kupikir hari ini aku bertahan di atas 1.400, tapi pasar tidak pernah peduli apa yang kamu “kira”.
Menjelang sore, saat spot Korea memasuki akhir sesi, para pelaku utama dan dana besar mundur untuk mengambil keuntungan tanpa ampun. Penopang di order book langsung ditembus. Dari keramaian di area atas muncul aksi sell yang saling menekan (banyak yang panik jual), dan itu langsung mendorong “kendaraan” yang sudah kugarap dengan leverage tinggi milikku sampai di tepi jurang.
Kalau saja saat harga 1.350 aku tidak tersadar, tidak mengayunkan pedang untuk memangkas separuh jatah yang terlalu panas, sebelum jam pulang kerja hari ini, yang akan kulihat adalah SMS “paksa close/force sell” karena margin call—dan akun yang nol.
Rasa sakit karena melewatkan profit di puncak memang pedih, tetapi rasa sakit ini membeli sebuah pelajaran yang sangat berharga: pasar bisa berubah wajah kapan saja. Menambah posisi besar di awal tren itu mengikuti arus, tapi menambah di akhir tren itu namanya mencari jalan menuju kematian.
Memang, karena FOMO-ku, profit menyusut. Namun dengan memangkas posisi menggunakan sisa-sisa kewarasan, aku tetap mengunci keuntungan, sekaligus menyisakan modal dan mentalitas tetap berada di pasar. Premi beberapa puluh ribu ini dibayar dengan sangat pantas.
Akui kalau aku sudah mengejar harga terlalu tinggi. Akui kalau aku diserang balik oleh keserakahan. Tuliskan pelajaran ini sampai ke dalam tulang. Jangan pernah lagi menurunkan tameng ketika pasar sedang paling euforia.
Rapikan suasana hati, lalu catat ini. Pergi makan yang enak dulu. Jam 9.30 malam, kita sambung lagi untuk paruh kedua perdagangan saham AS!
Tulisan ini kubuat untuk diriku di masa depan.
Pagi tadi, gelombang utama saham 000660 terlalu gila—terlalu sempurna. Kesempurnaan itu sampai otakku sepenuhnya dirampas oleh adrenalin dan keserakahan. Setelah menembus range, aku melakukan kesalahan paling fatal dalam trading: di titik tertinggi, menambah posisi secara bertahap dengan modal besar (piramid) saat harganya sudah tinggi.
Kupikir hari ini aku bertahan di atas 1.400, tapi pasar tidak pernah peduli apa yang kamu “kira”.
Menjelang sore, saat spot Korea memasuki akhir sesi, para pelaku utama dan dana besar mundur untuk mengambil keuntungan tanpa ampun. Penopang di order book langsung ditembus. Dari keramaian di area atas muncul aksi sell yang saling menekan (banyak yang panik jual), dan itu langsung mendorong “kendaraan” yang sudah kugarap dengan leverage tinggi milikku sampai di tepi jurang.
Kalau saja saat harga 1.350 aku tidak tersadar, tidak mengayunkan pedang untuk memangkas separuh jatah yang terlalu panas, sebelum jam pulang kerja hari ini, yang akan kulihat adalah SMS “paksa close/force sell” karena margin call—dan akun yang nol.
Rasa sakit karena melewatkan profit di puncak memang pedih, tetapi rasa sakit ini membeli sebuah pelajaran yang sangat berharga: pasar bisa berubah wajah kapan saja. Menambah posisi besar di awal tren itu mengikuti arus, tapi menambah di akhir tren itu namanya mencari jalan menuju kematian.
Memang, karena FOMO-ku, profit menyusut. Namun dengan memangkas posisi menggunakan sisa-sisa kewarasan, aku tetap mengunci keuntungan, sekaligus menyisakan modal dan mentalitas tetap berada di pasar. Premi beberapa puluh ribu ini dibayar dengan sangat pantas.
Akui kalau aku sudah mengejar harga terlalu tinggi. Akui kalau aku diserang balik oleh keserakahan. Tuliskan pelajaran ini sampai ke dalam tulang. Jangan pernah lagi menurunkan tameng ketika pasar sedang paling euforia.
Rapikan suasana hati, lalu catat ini. Pergi makan yang enak dulu. Jam 9.30 malam, kita sambung lagi untuk paruh kedua perdagangan saham AS!