#美加关税战升级
📌 Inti Peristiwa
Waktu berlaku: pukul 00.00 waktu setempat Kanada pada 8 September 2026.
Skala dan cakupan: mengenakan bea masuk tambahan pada lebih dari 700 jenis barang AS senilai sekitar 27,6 miliar dolar Kanada (sekitar 20 miliar dolar AS), mencakup sektor seperti baja dan aluminium, produk susu, peralatan rumah tangga, mesin pertanian, produk elektronik, dan lain-lain. Tarif dibagi menjadi 15%, 25%, dan 50% dalam tiga tingkat. Di antaranya, tarif bea masuk untuk impor produk baja dan aluminium dari AS meningkat dari 25% menjadi 50%.
Pemicu langsung: perundingan perdagangan AS-Kanada pecah pada 21 Agustus. AS kemudian langsung mengenakan bea masuk 50% pada barang-barang Kanada senilai 20 miliar dolar AS. Perdana Menteri Kanada, Canney, mengumumkan langkah balasan “setara dan sebanding”.
🎯 Strategi Kanada: tekanan yang tepat sasaran dan serangkaian langkah terpadu
Kali ini Kanada tidak bersikap pasif, melainkan memiliki rancangan strategi yang jelas:
“Serangan presisi” politik: daftar balasan sengaja menargetkan industri penopang di “negara bagian ayunan” kunci untuk pemilihan paruh waktu AS seperti Michigan dan Ohio (misalnya baja-aluminium, produk susu, dan alat mesin pertanian). Tujuannya adalah meneruskan biaya bea masuk kepada para pemilih AS, sekaligus memaksa pihak AS kembali ke meja perundingan melalui tekanan politik.
“Kartu sumber daya”: Kanada memiliki alat tawar yang bersifat mengancam—AS sangat bergantung pada Kanada untuk impor minyak mentah, gas alam, serta lebih dari 80% pupuk kalium. Gubernur Ontario bahkan sempat menyatakan, bila konflik meningkat, pasokan listrik ke AS dapat diputus.
Penopang internal dan dukungan opini publik: Kanada secara bersamaan meluncurkan program bantuan bagi perusahaan dan pekerja senilai 7,5 miliar dolar Kanada untuk “menutup” dampak pada industri dalam negeri yang terdampak. Selain itu, hampir tiga perempat warga Kanada mendukung sikap tegas pemerintah.
⚠️ Misteri inti: langkah selanjutnya dari AS
Inilah ketidakpastian terbesar saat ini.
Pejabat AS telah menyatakan dengan tegas bahwa mereka tidak akan mentoleransi balasan, dan sedang mempertimbangkan langkah balasan lebih lanjut—bahkan mungkin melarang impor sebagian barang Kanada atau menambah bea masuk baru. Namun, Menteri Keuangan kedua negara sempat bertemu pada awal September dalam forum KTT G20, yang menunjukkan bahwa meski kedua pihak bersikap keras, mereka masih menyisakan kanal komunikasi tingkat atas untuk mencegah situasi benar-benar lepas kendali.
Secara keseluruhan, perang bea masuk ini merupakan permainan “dua pihak sama-sama rugi”. Ekspor Kanada sangat bergantung pada AS, sehingga guncangan jangka pendek lebih terkonsentrasi; tetapi tekanan harga dan rantai pasokan di AS juga akan terus terakumulasi seiring waktu. Pada akhirnya, arah perkembangannya bergantung pada apakah pihak AS memilih untuk terus meningkatkan tekanan, atau—di bawah tekanan pemilihan paruh waktu—mencari penyelesaian terbatas yang terbatas.