Bagaimana cara menentukan apakah sekarang sedang tren atau sedang sideways/berkonsolidasi?
Banyak orang memakai berbagai indikator untuk menilai: susunan MA bullish menandakan tren, sedangkan MA yang saling menempel berarti sideways. Namun menurut saya, semuanya memiliki keterlambatan. Saat indikator memberi tahu, pergerakan harga mungkin sudah berjalan cukup jauh.
Metode saya sangat sederhana. Buka chart harian (daily), lalu gambar dua garis saja. Hubungkan titik high terbaru, dan hubungkan titik low terbaru. Lihat arah dari dua garis tersebut. Jika high terus naik (lower high tidak terjadi) dan low terus meningkat, itu adalah tren naik.
Jika high terus turun dan low terus menurun, itu adalah tren turun. Jika high dan low bergerak bolak-balik dalam satu rentang, itu berarti sideways.
Semudah itu—tidak perlu indikator yang rumit. Saat menggambar, perhatikan dua hal: ambil high sebagai high lokal yang benar-benar jelas (jangan ambil setiap minor high); ambil low sebagai low lokal yang benar-benar jelas, abaikan fluktuasi kecil. Setelah selesai menggambar, tinggal lihat—langsung paham kondisi saat ini, terlihat dengan jelas.
Ada satu masalah lain yang sering terabaikan—status pasar yang terlihat bisa berbeda tergantung periode yang digunakan.
Di daily terlihat sideways, tetapi di timeframe 1 jam (H1) bisa jadi terlihat tren. Jadi yang mana harus diikuti? Pengalaman saya: patok pada timeframe yang lebih besar, dan timeframe kecil mengikuti timeframe besar. $BANK
Kalau daily sideways, maka tren yang terlihat di H1 hanya dilakukan di timeframe kecil, dan ukuran posisi harus lebih ringan dari biasanya. Jika daily sedang tren, maka retracement di H1 adalah peluang untuk menambah posisi. $HYPE
Jangan sampai urutannya dibalik. Kalau terbalik, Anda akan sangat mudah mengejar tren di H1 ketika daily sedang sideways, sehingga pada akhirnya tersapu oleh sideways di timeframe besar.
Hari ini saat Anda membuka chart, luangkan satu menit untuk melihat dulu daily sedang dalam kondisi apa. Jika langkah ini dilakukan, setidaknya Anda bisa menyaring separuh order yang seharusnya tidak dilakukan.
Banyak orang memakai berbagai indikator untuk menilai: susunan MA bullish menandakan tren, sedangkan MA yang saling menempel berarti sideways. Namun menurut saya, semuanya memiliki keterlambatan. Saat indikator memberi tahu, pergerakan harga mungkin sudah berjalan cukup jauh.
Metode saya sangat sederhana. Buka chart harian (daily), lalu gambar dua garis saja. Hubungkan titik high terbaru, dan hubungkan titik low terbaru. Lihat arah dari dua garis tersebut. Jika high terus naik (lower high tidak terjadi) dan low terus meningkat, itu adalah tren naik.
Jika high terus turun dan low terus menurun, itu adalah tren turun. Jika high dan low bergerak bolak-balik dalam satu rentang, itu berarti sideways.
Semudah itu—tidak perlu indikator yang rumit. Saat menggambar, perhatikan dua hal: ambil high sebagai high lokal yang benar-benar jelas (jangan ambil setiap minor high); ambil low sebagai low lokal yang benar-benar jelas, abaikan fluktuasi kecil. Setelah selesai menggambar, tinggal lihat—langsung paham kondisi saat ini, terlihat dengan jelas.
Ada satu masalah lain yang sering terabaikan—status pasar yang terlihat bisa berbeda tergantung periode yang digunakan.
Di daily terlihat sideways, tetapi di timeframe 1 jam (H1) bisa jadi terlihat tren. Jadi yang mana harus diikuti? Pengalaman saya: patok pada timeframe yang lebih besar, dan timeframe kecil mengikuti timeframe besar. $BANK
Kalau daily sideways, maka tren yang terlihat di H1 hanya dilakukan di timeframe kecil, dan ukuran posisi harus lebih ringan dari biasanya. Jika daily sedang tren, maka retracement di H1 adalah peluang untuk menambah posisi. $HYPE
Jangan sampai urutannya dibalik. Kalau terbalik, Anda akan sangat mudah mengejar tren di H1 ketika daily sedang sideways, sehingga pada akhirnya tersapu oleh sideways di timeframe besar.
Hari ini saat Anda membuka chart, luangkan satu menit untuk melihat dulu daily sedang dalam kondisi apa. Jika langkah ini dilakukan, setidaknya Anda bisa menyaring separuh order yang seharusnya tidak dilakukan.
