CFTC Mengajukan Permohonan Penolakan Gugatan CME terhadap Kalshi Perpetual Bitcoin

Sebuah perkara yang akan menentukan arah kontrak perpetual kepatuhan di AS sedang berjalan.

Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS CFTC telah mengajukan permohonan ke pengadilan federal untuk meminta agar gugatan Chicago Mercantile Exchange CME ditolak.

Inti sengketa terletak pada kontrak perpetual Bitcoin milik Kalshi: apakah kontrak tersebut termasuk futures atau swap.

Pada 29 Mei tahun ini, CFTC menyetujui Kalshi untuk meluncurkan futures perpetual Bitcoin, serta mengizinkan bursa berlisensi lain untuk ikut menyusul. CME menentang, dengan alasan bahwa kontrak perpetual tanpa tanggal kedaluwarsa dan yang terus mengenakan dana (funding rate) pada dasarnya adalah swap, dan mempertanyakan apakah CFTC bertindak melampaui kewenangannya.

CFTC mengemukakan dua alasan bantahan. Pertama, CME tidak dapat membuktikan adanya kerugian nyata yang dapat diganti oleh pengadilan. Kedua, CME sendiri juga bisa meluncurkan produk serupa, tetapi memilih untuk tidak melakukannya. Bahkan jika produknya diklasifikasikan sebagai swap, platform tetap bisa menyediakan layanan di bawah aturan pengawasan untuk swap; gugatan ini tidak akan menyelesaikan masalah persaingan.

Jika pengadilan mengabulkan CFTC, dampaknya sangat besar. Ini berarti sistem pengawasan AS secara resmi menerima kontrak perpetual yang umum di dunia kripto, dan pasar derivatif perpetual yang patuh berpotensi berkembang.

Ambisi Kalshi tidak berhenti pada kripto. Perusahaan ini juga berencana meluncurkan kontrak perpetual minyak mentah WTI, untuk bertransformasi menjadi platform derivatif yang lebih komprehensif.

Dalam jangka panjang, ini menjadi kabar baik bagi Bitcoin: artinya, arus modal tradisional yang lebih besar bisa ikut berpartisipasi dalam perdagangan perpetual melalui kanal yang teregulasi. Putusan pengadilan selanjutnya layak untuk terus dipantau.

#cftcpermohonanpenolakancmegugatanakalshibitoncoinberjangka