Bombardier mengeluarkan pernyataan resmi sebagai tanggapan atas komentar keras terbaru Presiden AS Donald Trump mengenai penjualan perusahaan dan rencana pabriknya di Amerika Serikat. Menurut Sina Finance, Bombardier mengatakan bahwa pihaknya telah lama menjalin “Values Partnership” (kemitraan nilai) dengan perusahaan dan pekerja AS.
Perusahaan tersebut mengatakan bahwa mereka memiliki akar industri yang mendalam di Amerika Serikat, secara langsung mempekerjakan lebih dari 3.000 pekerja AS di sembilan fasilitas utama di seluruh negeri. Perusahaan juga mengatakan bahwa rantai pasokan pesawatnya mencakup lebih dari 2.800 pemasok AS, yang menciptakan puluhan ribu lapangan kerja tidak langsung.
Bombardier mengatakan bahwa pihaknya memandang Amerika Serikat tidak hanya sebagai pasar terpenting, tetapi juga sebagai kontributor penting bagi manufaktur kedirgantaraan AS. Ia menambahkan bahwa kerja sama antara kedua pihak saling menguntungkan.
Trump sebelumnya memperingatkan di Truth Social bahwa jika Bombardier tidak membangun pabrik di Amerika Serikat, ia akan melarang perusahaan tersebut menjual pesawat di pasar AS. Ia juga menuduh pemerintah Kanada menerapkan pembatasan proteksionis terhadap perusahaan-perusahaan AS, termasuk Gulfstream Aerospace dan bank-bank besar AS, serta menegaskan kembali kebijakan perdagangan “Buy American” dan “America First”.
